FOKUSJATENG.COM, KARANGANYAR – Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) RI bersama Sentra Terpadu “Prof. Dr. Soeharso” Surakarta resmi menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) bagi ratusan warga lanjut usia (lansia) dan kelompok rentan di Kabupaten Karanganyar.
Acara penyerahan bantuan secara simbolis ini digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar pada Selasa (24/2/2026). Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp 312.573.265, yang bersumber dari APBN Kemensos RI serta dukungan dari BAZNAS Kabupaten Karanganyar.
Fokus pada Nutrisi dan Kemandirian Ekonomi
Bantuan kali ini menyasar 238 penerima manfaat, dengan rincian 228 lansia penerima kebutuhan dasar, serta 10 orang penerima bantuan kewirausahaan (termasuk lansia dan orang tua siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 78 Sragen).
Kepala Sentra Terpadu “Prof. Dr. Soeharso” Surakarta, dalam sambutannya menekankan bahwa bantuan ini bukan sekadar santunan, melainkan upaya pemberdayaan.
“Kami ingin para lansia kita tidak hanya terpenuhi kebutuhan nutrisinya, tapi juga tetap produktif. Melalui bantuan kewirausahaan ini, kita dukung potensi ekonomi mereka agar bisa lebih mandiri secara finansial di masa tua,” ungkapnya di hadapan para penerima manfaat.
Apresiasi dari Pemerintah Kabupaten
Pemerintah Kabupaten Karanganyar menyambut baik sinergi ini. Penyaluran bantuan yang dilakukan secara bertahap, termasuk kegiatan cek kesehatan gratis di Puskesmas Tasikmadu sehari sebelumnya, dinilai sangat menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Bupati Karanganyar (atau yang mewakili) menyampaikan apresiasinya atas perhatian pusat terhadap warga Bumi Intanpari.
“Ini adalah wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Kami sangat berterima kasih kepada Kementerian Sosial. Bantuan nutrisi dan modal usaha ini sangat berarti untuk meningkatkan kualitas hidup warga kami, terutama kelompok rentan dan lansia,” tuturnya.
Rangkaian Kegiatan di Tasikmadu
Sebelum acara puncak di Pendopo Kabupaten, rangkaian penyaluran telah dimulai sejak Senin (23/2) di Balai Desa Suruh, Kecamatan Tasikmadu. Di sana, sebanyak 41 lansia tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga mendapatkan layanan cek kesehatan gratis.
Program ATENSI ini diharapkan mampu mendorong inklusivitas sosial, di mana lansia tetap mendapatkan peran aktif dan perhatian penuh dari pemerintah pusat maupun daerah dalam menjaga kesehatan dan martabat mereka. ( bre/ re )
