Kebakaran Kandang Ayam di Boyolali, 10.000 anak ayam gosong, kerugian Rp 800 juta

Fokus Jateng – BOYOLALI,- Kebakaran kandang ayam di Dukuh Brajan, RT 01/RW 08, Desa Sindon, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, pada Minggu 15 Februari 2026 siang, mengakibatkan kerugian mencapai Rp 800 juta.  Dalam kejadian itu 10.000 anak ayam mati terpanggang.

Kebakaran itu menghanguskan sebuah kandang berukuran 10 x 40 meter milik Aminudin. Kandang tersebut berisi 10.000 ekor anak ayam (Day Old Chick/DOC) yang baru berusia tiga hari.

Selain ribuan ayam yang mati terpanggang, seluruh peralatan peternakan modern yang berada di dalam kandang, seperti blower, pemanas, dan stok pakan ayam, juga ludes terbakar.

​”Isi kandang sekitar 10.000 ekor, baru diisi 3 hari. Semua habis terbakar beserta alat-alatnya. Kerugian ditaksir mencapai Rp 800 juta,” kata Komandan Piket Regu 4 Damkar Boyolali, Agus Saptoto, Minggu.

Ia menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 13.00 WIB. Tim pemadam langsung meluncur ke lokasi dengan waktu respons (response time) sekitar 10 menit.

​”Saat kami sampai di lokasi kejadian, api sudah membesar. Penanganan yang kami lakukan langsung fokus pada pemadaman dan pendinginan,” ujar Agus di lokasi kejadian.

​Menurut Agus, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari tungku pemanas (brooder) yang masih menggunakan bahan bakar arang.

​”Ada kemungkinan besar penyebab utama dari tungku pemanas, atau bisa juga faktor korsleting listrik. Karena kondisi kandang tertutup rapat terpal untuk menjaga suhu, faktor angin sangat minim, sehingga panas terkonsentrasi dan memicu api,” jelasnya.

Tidak ada korban jiwa manusia dalam kebakaran yang berhasil dipadamkan oleh tim petugas Pemadam Kebakaran Satpol-PP Kabupaten Boyolali tersebut. ( yull/**)