FOKUSJATENG.COM, KARANGANYAR – Kawasan wisata De’ Tasikmadoe Heritage kian menunjukkan taringnya sebagai destinasi favorit baru di Kabupaten Karanganyar. Meski statusnya belum diluncurkan secara resmi (launching), pengelola terus memacu adrenalin pengunjung dengan menggelar berbagai kegiatan pada hari besar dan hari libur nasional.
Terbaru, kemeriahan Tahun Baru Imlek menjadi magnet luar biasa. Suara simbal dan drum barongsai menggema di area bekas pabrik gula peninggalan kolonial tersebut, menarik ribuan pasang mata untuk berkunjung.
Strategi ‘Trial and Error’ untuk Format Terbaik
Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (PUD) Aneka Usaha, Samidi, S.T., M.A.P., menjelaskan bahwa rangkaian event yang diadakan selama ini merupakan bagian dari strategi pengembangan jangka panjang. Menurutnya, keramaian di hari libur adalah momentum untuk menguji kesiapan infrastruktur dan minat pasar.
“Kegiatan di hari-hari besar dan hari libur ini sebenarnya adalah proses trial and error bagi kami. Kami ingin mencoba berbagai format event untuk menemukan formula mana yang paling menarik dan pas bagi pengunjung sebelum nantinya kita lakukan launching resmi,” ujar Samidi di sela-sela pantauan lokasi.
Samidi menambahkan, evaluasi terus dilakukan dari setiap acara yang digelar. Hal ini mencakup pengaturan arus pengunjung, durasi pertunjukan, hingga fasilitas pendukung lainnya agar saat beroperasi penuh nanti, pelayanan sudah berada di level maksimal.
Antusiasme Membeludak: Sesi Barongsai Ditambah
Tingginya minat masyarakat terlihat jelas pada perayaan Imlek kali ini. Awalnya, pihak pengelola hanya merencanakan tiga sesi pertunjukan Barongsai. Namun, melihat lonjakan pengunjung yang terus mengalir sejak pagi, satu sesi tambahan pun disiapkan secara mendadak.
“Kita tambah menjadi empat sesi karena tingkat kunjungannya semakin siang semakin ramai. Kami tidak ingin pengunjung kecewa,” lanjut Samidi.
Hingga pukul 13.30 WIB, tercatat lebih dari 1.500 wisatawan memadati area. Meski bersaing dengan gelaran besar seperti “Grebeg Imlek” di Kota Solo, De’ Tasikmadoe Heritage optimis mampu melampaui target 2.000 pengunjung dalam satu hari.
Wisata Terjangkau dengan Catatan Kunjungan Fantastis
Dalam tiga minggu terakhir beroperasi dengan identitas baru, De’ Tasikmadoe Heritage telah mencatatkan angka kunjungan yang impresif, yakni menembus 11.000 orang. Daya tarik utama tetap pada kombinasi wisata sejarah dan harga tiket yang sangat merakyat:
-
Tiket Masuk: Rp5.000 (sudah termasuk menonton atraksi Barongsai).
-
Kereta Diesel: Rp10.000 bagi yang ingin berkeliling area pabrik.
Meskipun kereta uap legendaris masih dalam tahap perbaikan, kehadiran kereta diesel tetap menjadi primadona. Terbukti, sekitar 50% dari total pengunjung tiket masuk juga membeli tiket kereta untuk menikmati atmosfer bangunan bersejarah tersebut.
Dengan jam operasional hingga pukul 17.30 WIB, manajemen PUD Aneka Usaha berkomitmen untuk terus berbenah dan meningkatkan fasilitas demi menjadikan De’ Tasikmadoe Heritage sebagai ikon wisata sejarah unggulan di Karanganyar. ( re/bre )
