Belajar Langsung Pelayanan dan Pengawasan Keimigrasian, Mahasisa HI UNISRI Jalani Program Magang di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Balikpapan.

Fokus Jateng – BALIKPAPAN- Dalam rangka memperkuat pemahaman praktis di bidang keimigrasian, mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional Universitas Slamet Riyadi Surakarta (Unisri) melaksanakan program magang di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Balikpapan. Kegiatan magang ini dilaksanakan selama kurang lebih dua bulan, mulai 1 September hingga 31 Oktober, sebagai bagian dari implementasi pembelajaran akademik yang bertujuan mengintegrasikan teori perkuliahan dengan praktik kerja di lingkungan instansi pemerintah.

Selama masa magang, mahasiswa ditempatkan pada dua seksi, yaitu Seksi Izin Tinggal dan Status Keimigrasian (Intaltuskim) serta Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim). Penempatan ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami secara menyeluruh fungsi pelayanan administratif keimigrasian sekaligus aspek pengawasan dan penindakan terhadap orang asing.

Di Seksi Intaltuskim, mahasiswa memperoleh pengalaman dalam mengamati dan mempelajari alur pelayanan izin tinggal dan status keimigrasian, termasuk proses administrasi dokumen, pencatatan data pemohon, serta pemahaman terhadap regulasi yang mengatur izin tinggal bagi warga negara asing. Mahasiswa juga diperkenalkan dengan pentingnya ketelitian administrasi, kepatuhan terhadap prosedur, serta standar pelayanan publik dalam mendukung pelayanan keimigrasian yang profesional dan akuntabel.

Sementara itu, di Seksi Inteldakim, mahasiswa berkesempatan untuk memahami tugas pengawasan dan penindakan keimigrasian, mulai dari pengolahan data intelijen, pemantauan aktivitas orang asing, hingga pengenalan aplikasi pendukung seperti APPGAKUM yang digunakan dalam proses pemantauan perlintasan dan penegakan hukum keimigrasian. Melalui kegiatan observasi dan pendampingan, mahasiswa memperoleh gambaran mengenai peran strategis Imigrasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya di wilayah yang mengalami dinamika pembangunan seperti Kota Balikpapan.

Selain kegiatan teknis di masing-masing seksi, mahasiswa juga mengikuti diskusi internal serta memperoleh pemahaman mengenai pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang tengah dijalankan oleh Kantor Imigrasi Kelas I TPI Balikpapan. Mahasiswa memahami bahwa peningkatan kualitas pelayanan publik, integritas pegawai, serta pengembangan inovasi menjadi bagian penting dalam menghadapi peningkatan kebutuhan layanan keimigrasian seiring dengan hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN).

Program magang ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan teknis mahasiswa di bidang keimigrasian, tetapi juga mengembangkan kemampuan non-teknis seperti disiplin, etika kerja, komunikasi, dan kemampuan beradaptasi di lingkungan birokrasi pemerintahan. Di sisi lain, kegiatan ini turut memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan instansi pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan siap menghadapi dunia kerja.

Dengan berakhirnya program magang, mahasiswa berharap pengalaman yang diperoleh dapat menjadi bekal berharga dalam pengembangan akademik dan karier di masa depan, khususnya di bidang pemerintahan, pelayanan publik, dan hubungan internasional. Kantor Imigrasi Kelas I TPI Balikpapan diharapkan dapat terus menjadi mitra strategis dunia pendidikan dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia yang profesional dan berintegritas. ( ist/**)

Oleh: Zahara Nadyanda Ismail -Ilmu Hubungan Internasional UNISRI