800 Polisi Boyolali Jadi Sasaran Vaksinasi Booster

Kapolres Boyolali, AKBP Morry Ermond saat vaksinasi booster di Mapolres Boyolali, Kamis (13/1/2022). (/Fokusjateng.com)

FOKUS JATENG-BOYOLALI- Kapolres Boyolali, AKBP Morry Ermond mengatakan vaksinasi booster sudah dimulai bagi polisi dan keluarganya. Sebanyak 1000 dosis vaksin dialokasikan dengan sasaran 800 anggota. Sisanya akan disebar untuk masyarakat umum. Vaksinasi booster ini akan digelar sampai habisnya vaksin.
“Vaksinnya masih banyak, akan kita sebar ditiap kecamatan juga. Vaksinasi booster ini kita utamakan bagi kelompok rentan tapi ada beberapa yang berat vaksin ketiga. Maka kalau kelompok tersebut belum bisa, kita alihkan yang mau dibooster kita layani,” jelasnya saat ditemui disela vaksinasi booster di Mapolres Boyolali, Kamis (13/1/2022).
Ia menjelaskan vaksinasi booster ini sesuai kebijakan pemerintah. Apalagi untuk menghadapi vaksin jenis omicron. Dengan demikian pihaknya memprioritaskan bagi anggota yang bersinggungan langsung dengan masyarakat, seperti Babinkamtibmas. Tidak hanya polisi, vaksinasi ini juga dibuka untuk masyarakat umum. Vaksinasi ini digelar didua lokasi, pertama di Mapolres Boyolali dan Klinik Pratama Bhayangkara, Boyolali Kota.
“Vaksin booster yang diberikan jenis astra zeneca. Bagi masyarakat yang telah mendapat vaksinasi dosis 1 dan 2 jenis sonovac bisa mendapat suntikan booster ini,” ujarnya.
Sesuai rekomendasi Kemenkes, vaksin booster ini hanya setengah dosis. Kemudian masyarakat bisa mendapatkan vaksin booster dengan rentang waktu 6 bulan pasca vaksin dosis 2. Bagi masyarakat ketika vaksin dosis 1 dan 2 mendapat vaksin sinovac bisa menerima vaksin booster AZ atau pfizer. Adapun masyarakat untuk dosis 1 dan 2 mendapat AZ dan pfizer, mendapatkan vaksinasi jenis moderna.
“Target kami vaksin booster ini bisa 100 persen sesuai data dosis 1 dan 2. Kita tetap keroyokan dan perkecamatan didrop vaksinasi lagi. Kalau turun kita drop langsung. Intinya semisal sasaran 10 ribu tapi baru tercapai 7 ribu, maka tiga ribunya kita door to door. Semoga animonya tinggi,” katanya.
Sedangkan vaksinasi anak tetap berlanjut dengan target 94.808 sasaran. Namun, polres megalokasikan 95 ribu dosis. Vaksinasi anak tak hanya menyasar siswa TK dan SD namun, juga anak usia 6 tahun yang belum masuk TK.
“Kita tetap alokasikan lebih dari itu, karena ada anak yang tidak melalui TK. Kemudian stok vaksin juga aman, ada 20 ribu dosis sinovac untuk vaksin anak ini,” pungkasnya.