Ada Apa, Kader Pemuda Pancasila (PP) Geruduk Kantor DPRD Boyolali

pemuda pancasila

AUDIENSI : kader PP itu diterima langsung oleh Ketua DPRD Boyolali, Marsono, dan unsure pimpinan DPRD. Tuntutan diterima dan akan disampaikan ke DPR RI. (/Fokusjateng.com)

FOKUS JATENG-BOYOLALI- Puluhan kader Pemuda Pancasila (PP) mendatangi kantor DPRD Boyolali pada Senin (29/11/2021) sekitar pukul 09.30. Di halalaman gedung dewan, mereka sempat membentangkan beberapa spanduk diantaranya bertuliskan; ganyang junimart girsang, copot dan pecat junimart girsang dari anggota DPRRI. Setelah melakukan orasi, puluhan anggota PP itu juga menandatangani petisi menuntut Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP, Junimart Girsang turun dari jabatannya. Massa PP Boyolali juga melakukan konvoi di Boyolali Kota.
Kedatangan sekitar 50 kader PP itu diterima langsung oleh Ketua DPRD Boyolali, Marsono, Ketua Fraksi PDIP DPRD yang juga Ketua DPC PDIP, Susetya Kusuma Dwi Hartanto, Ketua Komisi IV DPRD, Subagya dan lainnya. Tuntutan diterima dan akan disampaikan ke DPR RI.
Menurut Ketua MPC PP Boyolali, Edi Waluyo, pernyataan Junimart untuk menertibkan ormas nakal melukai ormas tersebut. Pernyataan tersebut dinilai membuat kegaduhan nasional. Pihaknya berinisiatip mengambil sikap dan meminta Junimart lengser dari jabatan anggota DPR RI maupun keanggotaan dipartai.
“Pernyataan itu sangat melukai kami. Maka kami membuat surat pernyataan agar bisa disampaikan pada Ketua DPR RI, Puan Maharani dan Ketua DPP PDIP Megawati Soekarno Putri,” terangnya seusai audiensi.
Pihaknya menuntut agar Junimart dicopot dari anggota DPR RI fraksi PDIP. Kemudian dia meminta agar Ketua DPP DDIP, Megawati memecat dari keanggotaan. Menurutnya ada banyak anggota PP yang juga tergabung dalam partai ini. Mereka juga menandatangi petisi menuntut agar permintaan segera dipenuhi.
“Kita sudah sampaikan aspirasi kami. Kelanjutan tergantung dari Ketua DPR RI dan Ketua DPP PDIP. Karena semua ada Standar Operasional Prosedur (SOP)-nya. Namun, kami ini meminta dengan tegas agar bisa dipenuhi,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPRR Boyolali, Marsono menerima aspirasi yang disampaikan oleh PP Boyolali. Pihaknya akan menindaklanjuti dan menyampaikan pada DPR RI maupun DPP PDIP. Terkait pencopotan dari anggota DPR RI ataupun pemecatan dari anggota PDIP merupakan kewenangan lembaga masing-masing.
“Pernyataan Pak Junimart lebih pada pernyataan pribadi, bukan atas nama partai. Beliau sudah meminta maaf secara pribadi. Adapun sanksi atau pencopotan itu kewenangan dari DPR RI dan DPP PDIP. Selain itu, sanksi PDIP sudah jelas dan tegas tidak sedikit kader partai yang dipecat karena bermasalah,” pungkasnya.