Update Penyeberan Covid-19 di Boyolali Muncul Klaster Rutan

Rutan Boyolali menjadi klaster baru penyebaran Covid-19. (Yulianto/Fokusjateng.com)

FOKUS JATENG-BOYOLALI-Rumah tahanan (Rutan) kelas II B Boyolali menjadi klaster baru penyebaran Covid- 19 di Kabupaten Boyolali. Sebanyak empat warga binaan Rutan tersebut dinyatakan positif Covid-19. Mereka kini menjalani isolasi agar tidak terjadi penularan.

Menurut Kepala Rutan Boyolali, Agus Imam Taufik, kejadian bermula saat pihaknya menerima limpahan satu warga binaan dari Polres Boyolali. Sesuai aturan yang berlaku, maka warga binaan yang baru masuk Rutan wajib menjalani karantina selama 14 hari.

“Warga binaan itu sakit pada tanggal 6 Juni lalu,” katanya. Rabu (23/6/2021).

Saat itulah, warga binaan dalam kasus narkoba itu mengeluh sakit. Kemudian, dia diperiksa petugas kesehatan dan ada indikasi Covid-19. Pihaknya lalu melakukan komunikasi dengan Satgas Covid-19 Kabupaten Boyolali. “Kemudian dilakukan tes antigen ternyata dipastikan positif,”imbuhnya.

Dengan demikian, maka tiga warga binaan yang berada dalam satu ruangan karantina itu juga ikut diswab. Ternyata hasilnya juga positif. Karena itulah, maka ke-empat warga binaan itu kemudian menjalani isolasi. Setelah menjalani karantina kesehatan pera warga binaan tersebut kondisinya semakin membaik. Ketiganya diwajibkan melakukan olahraga setiap pagi sekaligus berjemur guna meningkatkan imun. Juga disediakan asupan makan bergizi dan vitamin.

“Mereka menjalani isolasi mandiri sejak tanggal 7 Juni lalu dan kondisinya sudah baik,” ujar Agus.

Adapun jumlah warga binaan, disebutkan ada 201 warga binaan di Rutan Boyolali. Namun karena masih pandemi Covid, maka saat ini belum diperbolehkan ada kontak langsung waraga binaan dengan keluarga yang menjenguk.

“Kami tetap menerapkan prokes ketat. Tamu dari Kejaksaan dan PN tetap berjalan. Mereka yang datang wajib cuci tangan atau menggunakan hand sanitizer serta dicek suhu badannya. Namun kami bisa menerima titipan barang untuk disampaikan kepada warga binaan,” pungkasnya.