Ada Pemalak Bersajam di Kawasan Kebun Raya Indrokilo Boyolali, Pelaku Ditangkap Polisi

Ilustrasi (unsplash/Fokusjateng.com)

FOKUS JATENG-BOYOLALI-Polres Boyolali tangkap kawanan preman pemalak di kawasan Kebun Raya Indrokilo Boyolali (KRIB). Dalam menjalankan aksinya, kelompok itu juga menodongkan senjata tajam untuk memaksa pengunjung menuruti kehendak mereka.

“Pelaku sebanyak lima orang, mirisnya empat pelaku ini masih berstatus sebagai pelajar. Sedangkan satu pelaku belum bekerja, dan kelimanya warga Klaten,” kata Kapolres Boyolali, AKBP Rachmad Nur Hidayat, melalui Kasat Reskrim AKP Mulyanto, didampingi Kanit Pidana Umum Iptu Wikan SK, Rabu (19/2/2020).

Dijelaskan, kawanan ini beraksi pada Sabtu (8/2) lalu, mereka beraksi saat hari mulai petang. Saat keadaan mulai sepi mereka membuntuti korbannya dengan menggunakan dua sepeda motor. “Aksi perampasan ini dilakukan dengan menggunakan senjata tajam berupa dua buah parang,” katanya.

Adapun kronologinya, menurut Wikan, pada Sabtu malam (8/2) itu. Ketiga korban yakni, Eka Setiawan, (15), Beni Aditya Efendi (16) dan Nofanda Panji Al Farizi (15) ketiganya warga warga Desa Mukiran, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Semarang. Sedianya mereka berniat mencari makan. Kemudian ketiga remaja itupun berboncengan menggunakan satu sepeda motor menuju Boyolali Kota. Hanya saja, sesampai di Jalan Merbabu Boyolali Kota, mereka menyadari bahwa ada yang tidak beres. Ketiganya merasa dibuntuti lima orang yang mengendarai dua sepeda motor jenis Yamaha Mio dan N Max.

“korban yang terus dibuntuti berusaha melarikan diri. Namun pelaku terus mengejar,” kata Wikan.

Hingga akhirnya memasuki jalan raya di kawasan parkiran KRIB, korban diserempet. Ketiganya pun akhirnya jatuh tersungkur. Pelaku yang sudah mengincarnya pun langsung melakukan aksi. Sebanyak empat pelaku langsung mengeluarkan parang, sedangkan satu pelaku memaksa korban untuk menyerahkan barang miliknya.

Salah satu korban Eka Setiawan yang ketakutan langsung lari tunggang langgang ke area kebun milik warga. Saat perhatian pelaku tertuju pada Eka, dua korban lain yakni Beni dan Nofanda, tanpa aba-aba langsung kabur dengan mengendarai sepeda motor yang semula terjatuh.

“Keesokan harinya korban bersama orang tuanya melaporkan kejadian itu ke Polres Boyolali,”katanya.

Dari hasil penyelidikan itu didapatkan informasi keberadaan pelaku dan berhasil meringkusnya, Selasa petang (18/2).
“Dari tangan pelaku, polisi juga mengamankan berang bukti hasil kejahatan dan sepeda motor, termasuk dua buah parang yang dipakai pelaku saat melakukan aksi kejahatan itu,” pungkasnya.