PERISTIWA: Seorang Kakek di Jenar Sragen Tewas Terbakar di Hutan RPH Banyuurip

Polisi olah TKP di lokasi kebakaran kebun jagung hutan RPH Banyuurip Kecamatan Jenar, Sragen. (Huriyanto/Fokusjateng.com)

FOKUS JATENG-SRAGEN-Podo (71), warga Dukuh Sidodadi RT 18, Desa/Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, ditemukan dalam kondisi mengenaskan di hutan RPH Banyuurip Petak 27 C Selasa 3 Juli 2018. Kondisi kakek ini tewas penuh luka bakar di sekujur tubuh. Diduga Podo terbakar hidup-hidup saat membakar pohon jagung.

Informasi yang berhasil dihimpun fokusjateng.com, Sabtu 7 Juli 2018, kejadian tragis tersebut berawal saat Podo berangkat ke hutan membakar tebon jagung (pohon jagung). Karena tebon jagung yang dibakar merambat ke lahan jagung lainya kemudian korban berusaha untuk mematikan api.

Namum api tidak kunjung padam, dan tambah semakin besar. Sehingga menyambar tubuh Podo, kontan saja berteriak minta tolong ke warga yang ada di hutan. Jeritan kesakitan dan minta tolong tersebut hingga didengar Janem (66), warga sekitar.

Mendengar jeritan minta tolong dari arah hutan, Janem kemudian berlari dan langsung membantu memadamkan api, yang telah membakar sekujur tubuh korban. Namun pertolongan Janem tidak membuahkan hasil, nyawa Podo tidak bisa di selamatkan, meninggal dunia di lokasi tempat kejadian perkara (TKP).

Kejadian orang terbakar tersebut dilaporkan warga ke Polsek Jenar. Polisi mendatangkan tim medis Puskesmas Jenar dan tim Inafis Polres Sragen. Kasubag Humas Polres Sragen AKP Muryati mengatakan, hasil pemeriksaan petugas gabungan, korban meninggal dunia di duga terbakar. “Tidak ditemukan tanda tanda kekerasan,” katanya.