Tumpahan Solar di Boyolali Makin Meresahkan 

Fokus Jateng – BOYOLALI,- Peristiwa tumpahan solar di sejumlah ruas jalan di Boyolali kian meresahkan pengguna jalan. Selain membuat permukaan jalan menjadi licin, kondisi tersebut berulang kali memicu kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pengendara sepeda motor.

Menurut Kabid Damkar Satpol PP Boyolali, Supriyono mengatakan peristiwa tumpahan solar sudah sangat sering terjadi di berbagai lokasi. Dalam beberapa titik, kejadian serupa bahkan dilaporkan bisa dua kali dalam satu pekan.

Menurut dia, laporan terbaru diterima Senin, 31 Agustus 2026, sekitar pukul 07.00 pagi. Polsek Boyolali meminta bantuan pembersihan tumpahan solar di sepanjang tikungan jalan  Simpang Lima Boyolali kota.

“Tumpahan solar itu menyebabkan satu sepeda motor yang dinaiki dua ibu-ibu terjatuh dan terluka cukup parah karena jalan sangat licin,” katanya.

Sebelumnya, lanjut Supriyono, pada Minggu, 30 Agustus 2026 malam malam, Damkar Boyolali membersihkan tumpahan solar di dua lokasi yakni di tikungan jalan utara mako brimob dan tikungan Jalan Methuk wilayah Mojosongo.

“Ada dua orang yang menjadi korban dan harus dibawa ke rumah sakit,” katanya.

Supriyono menambahkan, setiap ada laporan tumpahan solar, pihaknya akan membersihkan dengan semprotan air bertekanan tinggi dan menyikat menggunakan detergen.

Selain itu, Supriyono mengaku enggan untuk berspekulasi terkait asal fenomena solar tertumpah ini. Sehingga, penyebab pastinya pun masih belum diketahui.

“Tumpahan solar seperti ini sudah seperti langganan. Sangat sering terjadi. Dari kendaraan apa asalnya masih kami belum mengetahui sumbernya,” katanya.

‎Sementara itu, Kasat Lantas Polres Boyolali AKP Tri Afandi mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Boyolali untuk menelusuri sumber tumpahan solar tersebut. Pihaknya juga menelusuri rekaman CCTV yang berada di sekitar lokasi untuk mengetahui kendaraan yang diduga menjadi penyebab solar tercecer di jalan.

‎”Dugaannya, dari rekaman CCTV itu karena penutup tangkinya itu kurang kenceng,” katanya. ( yull/***)