Oleh: Farhan Cahya Fuad, mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum UNISRI
Fokus Jateng-SRAGEN— Upaya meningkatkan kesadaran anak terhadap pentingnya perlindungan diri dari pelecehan seksual dilakukan melalui kegiatan edukasi Kenali Batasan Tubuhmu: Edukasi Pencegahan Pelecehan Seksual bagi Siswa Sekolah Dasar Negeri 01 Krikilan, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk edukasi kepada siswa sekolah dasar agar sejak dini mampu mengenali batasan tubuh, memahami tindakan yang pantas dan tidak pantas, serta memiliki keberanian untuk melindungi diri ketika menghadapi situasi yang membuat mereka merasa tidak nyaman atau tidak aman.
Dalam kegiatan tersebut, siswa diberikan pemahaman mengenai bagian tubuh pribadi yang perlu dijaga serta pentingnya menghargai batasan tubuh diri sendiri maupun orang lain. Materi disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan pendekatan yang ramah anak sehingga siswa dapat mengikuti kegiatan dengan mudah.
Tidak hanya mengenalkan batasan tubuh, edukasi ini juga mengajarkan siswa untuk berani berkata tidak terhadap sentuhan yang tidak diinginkan, menjauh dari situasi yang membuat mereka merasa tidak aman, serta menceritakan kejadian tersebut kepada orang dewasa yang dipercaya.
Pemahaman tersebut menjadi penting karena anak-anak perlu mengetahui bahwa mereka memiliki hak untuk merasa aman dan nyaman, termasuk dalam lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Melalui edukasi sejak dini, siswa diharapkan tidak hanya mampu melindungi dirinya, tetapi juga memahami pentingnya menghormati batasan tubuh orang lain.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan melibatkan siswa dalam diskusi dan penyampaian contoh situasi sehari-hari. Pendekatan tersebut dilakukan agar siswa tidak sekadar menerima materi, tetapi juga mampu mengenali situasi yang berpotensi membahayakan diri mereka.
Melalui program Kenali Batasan Tubuhmu, diharapkan siswa SDN 01 Krikilan semakin memahami pentingnya menjaga diri dan berani berbicara ketika mengalami atau melihat tindakan yang tidak pantas. Edukasi ini sekaligus menjadi langkah untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak. (ist/***)
