Angkat Potensi UMKM Karungan, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Beri Wajah Baru untuk BANANA YASSIR

Oleh: Yahya Abid Abiyyu Mahdy, mahasiswa program studi Ilmu Komunikasi/Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik UNISRI 

Fokus Jateng- SRAGEN,-Kuliah Kerja Nyata (KKN) selalu menjadi ruang yang tepat bagi mahasiswa untuk menerapkan keilmuan akademik secara langsung di tengah masyarakat. Berlokasi di Kelurahan Karungan, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen, saya menemukan sebuah permata tersembunyi di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat. Di antara berbagai potensi desa, perhatian saya tertuju pada sebuah usaha kuliner lokal bernama BANANA YASSIR.

Berbeda dengan olahan pisang pada umumnya, BANANA YASSIR menawarkan inovasi jajan pasar yang sangat menarik. Mereka menyajikan keripik pisang renyah yang dipadukan dengan aneka saus cocolan kekinian, mulai dari saus cokelat yang pekat, matcha yang harum, hingga varian cappuccino dan tiramisu yang menggugah selera. Kualitas rasa dan konsep produk ini sebenarnya sudah sangat matang serta relevan dengan selera pasar modern. Melihat potensi besar yang sangat layak dikembangkan ini, saya menyadari bahwa inovasi tersebut membutuhkan dorongan identitas merek yang jauh lebih kuat untuk bisa bersaing di pasaran.

Sebagai mahasiswa program studi Ilmu Komunikasi, saya memahami betul bahwa produk yang hebat harus diiringi dengan strategi branding visual yang tepat sasaran agar mudah dikenali konsumen. Oleh karena itu, saya merancang program kerja rebranding total untuk BANANA YASSIR.

Fokus utama dari rebranding ini adalah penyegaran wajah merek. Langkah eksekusi pertama yang saya lakukan adalah mendesain ulang logo BANANA YASSIR. Logo baru ini dirancang secara khusus agar tampil lebih modern, eye-catching, dan profesional, memberikan kesan produk premium namun tetap mempertahankan identitas aslinya sebagai kebanggaan lokal dari Karungan.

Selain pembaruan logo, sebuah merek yang kuat membutuhkan pesan kunci yang mampu tertanam di benak pelanggan. Berbekal ilmu copywriting dan strategi pemasaran, saya menyusun tagline baru yang lugas: “Level baru makan keripik pisang!”. Kalimat ini bukan sekadar pemanis, melainkan sebuah pernyataan tegas yang menonjolkan nilai jual unik dari BANANA YASSIR. Tagline ini bertujuan mengedukasi konsumen bahwa mereka ditawarkan sebuah pengalaman ngemil yang sudah naik kelas berkat perpaduan tekstur renyah dan lumeran ragam saus.

Melalui eksekusi program kerja ini, harapannya wajah baru BANANA YASSIR dapat memicu lonjakan daya tarik visual yang berujung pada peningkatan penjualan. Langkah kecil dari Desa Karungan ini menjadi bukti nyata bahwa sentuhan desain komunikasi visual dan strategi merek yang tepat mampu menjadi katalisator bagi UMKM daerah untuk tampil lebih percaya diri dan meluaskan jangkauan pasarnya. (ist/***)