Sambut Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Jateng Gelar Bakti Sosial “Dapur Marhaen” dan Pengobatan Gratis Serentak

 

FOKUSJATENG.COM, SEMARANG – Menyongsong datangnya Bulan Bung Karno pada bulan Juni, DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah menyiapkan rangkaian aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Mengusung semangat gotong royong, partai berlambang banteng moncong putih ini akan menggelar bakti sosial berupa Dapur Marhaen dan Pengobatan Gratissecara serentak di seluruh wilayah Jawa Tengah.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, Sumanto, menegaskan bahwa instruksi ini berlaku bagi seluruh struktur partai, mulai dari tingkat provinsi hingga 35 DPC Kabupaten/Kota. Menurutnya, peringatan Bulan Bung Karno harus diisi dengan kerja nyata yang bermanfaat bagi “Wong Cilik”.

“Bulan Bung Karno adalah momentum untuk menebar kebaikan. Kami di Jawa Tengah, melalui instruksi DPD dan dilaksanakan serentak oleh 35 DPC, akan memfokuskan kegiatan pada bakti sosial. Bentuknya adalah pendirian Dapur Marhaen untuk berbagi makanan sehat serta layanan Pengobatan Gratis bagi masyarakat umum,” ujar Sumanto.

Fokus pada Kesejahteraan Rakyat
Program Dapur Marhaen dirancang sebagai wadah penyediaan pangan bergizi bagi masyarakat yang membutuhkan di sekitar kantor partai maupun titik-titik keramaian. Sementara itu, layanan Pengobatan Gratisakan melibatkan tenaga medis profesional guna memberikan pemeriksaan kesehatan dasar, pemberian vitamin, dan obat-obatan secara cuma-cuma.

Sumanto menjelaskan bahwa pemilihan tajuk “Marhaen” bukan tanpa alasan. Hal ini merupakan upaya untuk menghidupkan kembali pemikiran Bung Karno tentang pembelaan terhadap kaum kecil yang mandiri namun membutuhkan dukungan sistemik.

Rangkaian Kegiatan di 35 Kabupaten/Kota

Kegiatan ini akan tersebar merata di Jawa Tengah guna memastikan kehadiran partai dirasakan di setiap sudut wilayah. Adapun poin-poin utama pelaksanaan kegiatan meliputi:
* Dapur Marhaen: Penyediaan paket makanan siap saji yang diolah dengan standar gizi baik.
* Layanan Kesehatan: Pemeriksaan tekanan darah, cek gula darah, serta konsultasi kesehatan gratis.
* Edukasi Ideologi: Selain bantuan fisik, masyarakat juga diajak mengenal lebih dekat sosok Bung Karno melalui literatur dan narasi sejarah yang disediakan di lokasi kegiatan.

“Kami ingin peringatan ini tidak hanya meriah secara seremonial, tapi juga menjadi solusi bagi persoalan kesehatan dan ekonomi warga. Inilah cara kami mengamalkan ajaran Bung Karno, yaitu hadir dan menangis-tertawa bersama rakyat,” tutup Sumanto.

Puncak peringatan Bulan Bung Karno ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antara kader partai dengan masyarakat Jawa Tengah, sekaligus memperkuat fondasi kebangsaan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

( bre suroto )