Antusias Warga Jono ikuti Sosialisasi Freelance Untuk Menciptakan Peluang Kerja Mandiri

Oleh Kholifah Gatan Naufal, mahasiswa Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Slamet Riyadi Surakarta.

Fokus Jateng- SRAGEN — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Slamet Riyadi Surakarta (UNISRI) Kelompok 91 melaksanakan program kerja individu berupa “Sosialisasi Freelance untuk menciptakan peluang Kerja Mandiri” Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Kholifah Gatan Naufal (23200150) mahasiswa Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Slamet Riyadi Surakarta.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap pentingnya meningkatkan kemampuan dan kemandirian kerja generasi muda di tengah perkembangan teknologi digital. Perkembangan teknologi dan internet saat ini telah membuka berbagai peluang pekerjaan yang dapat dilakukan secara fleksibel tanpa harus terikat pada tempat kerja konvensional. Salah satu peluang tersebut adalah pekerjaan freelance yang memungkinkan seseorang memperoleh penghasilan dengan memanfaatkan keterampilan yang dimiliki.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN mengajak pemuda dan pemudi masyarakat Dukuh Sidomulyo RT 08 dan RT 09, desa Jono untuk mengenal lebih jauh mengenai pekerjaan freelance serta peluang yang dapat dikembangkan melalui dunia digital. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru kepada masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai alternatif pekerjaan yang dapat dilakukan secara mandiri sesuai dengan kemampuan dan minat masing-masing.

Dalam penyampaian materi, Gatan menjelaskan bahwa freelance merupakan bentuk pekerjaan yang dilakukan secara mandiri dengan mengerjakan tugas atau proyek tertentu berdasarkan kemampuan yang dimiliki. Pekerjaan freelance memiliki berbagai bidang, seperti desain grafis, penulisan artikel, penerjemahan, editing video, digital marketing, administrasi, pengelolaan media sosial, hingga berbagai pekerjaan berbasis teknologi lainnya.

Peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya mengenali keterampilan pribadi sebelum menentukan bidang freelance yang ingin ditekuni. Kemampuan sederhana yang telah dimiliki dapat dikembangkan menjadi keterampilan yang memiliki nilai ekonomi apabila terus diasah dan dipasarkan dengan baik. Dengan demikian, pemuda dan pemudi tidak hanya bergantung pada kesempatan kerja konvensional, tetapi juga mampu menciptakan peluang kerja melalui keterampilan yang dimiliki.

Beberapa tahapan yang dilakukan dalam kegiatan ini meliputi pengenalan konsep freelance, penjelasan mengenai jenis-jenis pekerjaan freelance, pengenalan peluang kerja melalui platform digital, cara menentukan bidang pekerjaan sesuai kemampuan, serta penjelasan mengenai pentingnya membangun portofolio dan profil yang baik. Peserta juga diberikan gambaran mengenai bagaimana seorang freelancer mendapatkan proyek dan menyelesaikan pekerjaan secara profesional.

Selain memberikan pengetahuan mengenai freelance, kegiatan ini juga menekankan pentingnya kemampuan kerja mandiri. Seorang freelancer dituntut memiliki kedisiplinan, tanggung jawab, kemampuan mengatur waktu, komunikasi yang baik, serta kemampuan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan kesepakatan. Oleh karena itu, freelance tidak hanya menjadi peluang untuk memperoleh penghasilan, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk melatih profesionalisme dan kemandirian seseorang.

Sebagai mahasiswa Program Studi Manajemen, Gatan juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya mengelola waktu dan pekerjaan secara efektif. Kemampuan manajemen menjadi salah satu hal yang diperlukan dalam pekerjaan freelance karena seseorang harus mampu mengatur jadwal, menentukan prioritas pekerjaan, berkomunikasi dengan klien, serta mengelola pendapatan yang diperoleh dari pekerjaan tersebut.

Kegiatan sosialisasi berlangsung secara interaktif dan mendapatkan respons positif dari pemuda-pemudi Dukuh Sidomulyo RT 08 dan RT 09, desa Jono, Peserta terlihat antusias mengikuti materi yang disampaikan dan aktif dalam memahami berbagai jenis pekerjaan freelance yang dapat dilakukan. Beberapa peserta juga menunjukkan ketertarikan untuk mengetahui lebih jauh mengenai cara memulai pekerjaan freelance dari kemampuan yang telah mereka miliki.

Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan dalam mengikuti penyampaian materi dan berdiskusi mengenai peluang pekerjaan di era digital. Peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan mengenai cara mendapatkan pekerjaan freelance, keterampilan yang diperlukan, cara menentukan bidang pekerjaan, serta bagaimana membangun kepercayaan dari calon klien.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai freelance, tetapi juga memiliki motivasi untuk meningkatkan kemampuan diri. Keterampilan yang dimiliki dapat menjadi modal awal untuk mencoba berbagai peluang kerja yang tersedia di dunia digital. Dengan adanya pemahaman tersebut, generasi muda di Dukuh Sidomulyo diharapkan mampu menjadi lebih produktif dan mandiri dalam menghadapi perkembangan dunia kerja.

Program kerja individu ini juga menjadi salah satu bentuk implementasi ilmu yang diperoleh Gatan selama menempuh pendidikan di Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Slamet Riyadi. Melalui kegiatan KKN, mahasiswa tidak hanya menjalankan tugas akademik, tetapi juga mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki untuk memberikan edukasi serta manfaat bagi masyarakat.

Kegiatan sosialisasi freelance diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pemuda dan pemudi Dukuh Sidomulyo RT 08 dan RT 09 Desa Jono, terutama dalam membuka wawasan mengenai alternatif pekerjaan di era digital. Pengetahuan yang diperoleh selama kegiatan dapat menjadi langkah awal bagi peserta untuk mengembangkan keterampilan, membangun portofolio, dan mencoba peluang pekerjaan freelance secara bertahap.

Dengan terlaksananya kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UNISRI Kelompok 91 berharap para pemuda dan pemudi Dukuh Sidomulyo mampu memanfaatkan perkembangan teknologi secara positif dan produktif. Kemampuan kerja mandiri yang dibangun melalui freelance diharapkan dapat menjadi salah satu bekal dalam menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin berkembang.

Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud kontribusi mahasiswa KKN UNISRI Kelompok 91 dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan keterampilan dan pemanfaatan teknologi digital. Melalui pengenalan pekerjaan freelance, diharapkan pemuda dan pemudi Dukuh Sidomulyo dapat memiliki wawasan yang lebih luas mengenai peluang kerja, meningkatkan keterampilan, serta mampu menciptakan peluang penghasilan secara mandiri sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. (ist/***)