FOKUSJATENG.COM-BOYOLALI-Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Boyolali menggelar peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Lapangan Karanggondang, Penggung, Boyolali, pada Sabtu (24/10/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB ini diikuti 7.256 peserta dari seluruh elemen NU di Kabupaten Boyolali.
Peserta berasal dari jajaran pengurus majelis wakil cabang (MWC) NU, ranting, badan otonom, lembaga, pondok pesantren, hingga madrasah dan sekolah di lingkungan NU. Sejak pagi, lapangan sudah dipenuhi warga nahdliyin yang mengenakan busana khas santri, lengkap dengan bendera dan atribut organisasi.
Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Boyolali, KH Iqbal Mulyanto, S.Ag. Rombongan peserta kemudian diberangkatkan oleh Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Boyolali, KH. Ahmad Charir. Suasana haru sekaligus gembira terasa saat pemberangkatan. Rintik hujan tiba-tiba turun membasahi lapangan.
Meski hanya sebentar, gerimis itu disambut sukacita oleh para peserta, sebab Boyolali sudah cukup lama tidak diguyur hujan. Banyak peserta memaknai turunnya hujan tersebut sebagai berkah di hari istimewa bagi kaum santri.
Untuk menambah kemeriahan, panitia menyiapkan berbagai doorprize bagi peserta. Hadiah utama yang diperebutkan adalah paket umroh, yang disambut antusias oleh ribuan peserta yang hadir.
“Peringatan Hari Santri sendiri merujuk pada Resolusi Jihad yang dicetuskan Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945. Momentum ini menjadi pengingat akan peran besar santri dan ulama dalam memperjuangkan serta menjaga kemerdekaan Indonesia,” ungkap KH Iqbal Mulyanto, dalam sambutannya.
Melalui kegiatan ini, PCNU Kabupaten Boyolali berharap semangat santri terus hidup di tengah masyarakat, mempererat ukhuwah nahdliyah, serta memperkuat kontribusi warga NU bagi agama, bangsa, dan negara. “Mari bersama-sama menjaga NKRI,” harapnya. (*)
