Pastikan Harga Stabil dan Fasum Layak, Komisi B DPRD Karanganyar Sidak Pasar Kwadungan Kerjo

FOKUSJATENG.COM, KARANGANYAR – Guna memastikan stabilitas harga bahan pokok di tengah bulan suci Ramadhan dan menjelang Lebaran, Komisi B DPRD Kabupaten Karanganyar melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Kwadungan, Kecamatan Kerjo, pada Senin (2/3) pagi sekitar pukul 10.00 WIB.

Sidak yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi B DPRD Karanganyar, Latri Sulistiyowati, ini bertujuan untuk memantau langsung fluktuasi harga kebutuhan pokok di lapangan. Mengingat kondisi ekonomi yang sulit diprediksi, Komisi B ingin memastikan agar daya beli masyarakat tetap terjaga dan harga-harga tetap dalam jangkauan yang wajar.

Pantau Harga Bahan Pokok

Dalam kunjungannya, Latri bersama anggota Komisi B lainnya menyapa para pedagang dan menanyakan harga sejumlah komoditas seperti beras, telur, minyak goreng, dan bumbu dapur.

“Kami ingin memastikan stok pangan aman dan harga tidak melonjak terlalu tajam. Di tengah situasi ekonomi yang dinamis, fluktuasi harga harus terus kita pantau agar tetap terjangkau oleh kantong masyarakat,” ujar Latri di sela-sela kegiatannya.

Soroti Fasilitas Umum yang Memprihatinkan

Selain meninjau harga, rombongan Komisi B juga meninjau langsung kondisi infrastruktur di Pasar Kwadungan. Latri memberikan catatan kritis terkait kondisi fasilitas umum (fasum) yang dinilai sudah tidak layak dan sangat memprihatinkan.

Beberapa poin yang disoroti antara lain:

  • Kondisi Toilet: Ditemukan toilet pasar dalam kondisi kotor, berlumut, dan tidak memiliki pintu yang memadai.

  • Masalah Sampah: Latri menunjuk tumpukan sampah yang menggunung di area belakang pasar. Meski sudah mulai dilakukan penanganan pasca-audiensi sebelumnya, ia menegaskan perlunya tindakan konsisten dari dinas terkait.

  • Rehabilitasi Pasar: Komisi B mendorong agar pembangunan atau rehabilitasi Pasar Kwadungan dapat segera masuk dalam rencana anggaran pembangunan tahun 2027.

Langkah Tindak Lanjut

Ketua Komisi B menegaskan akan segera melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan (terkait retribusi parkir) dan Dinas Perdagangan untuk menindaklanjuti temuan lapangan tersebut.

“Kondisi toilet yang sangat kotor dan bau, serta masalah sampah ini harus segera ditindak oleh dinas. Kami di legislatif akan terus mengawal dan mendorong agar rehabilitasi pasar ini bisa terwujud di tahun 2027, sehingga baik pedagang maupun pembeli bisa merasa nyaman,” pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah anggota Komisi B DPRD Karanganyar, perwakilan pemerintah kecamatan, serta petugas keamanan dari kepolisian dan TNI yang mendampingi jalannya sidak hingga selesai dengan tertib. ( bre )