Fokus Jateng-BOYOLALI,-Polres Boyolali menindaklanjuti terkait adanya gerombolan pemuda yang diduga hendak melakukan aksi perang sarung di Jalan Raya Boyolali – Klaten, Tepatnya di depan SPBU Militan, Kecamatan Mojosongo, pada Jumat 20 Februari 2026 dini.
Informasi mengenai keberadaan kelompok tersebut diterima petugas polisi sekitar pukul 01.30 WIB dari laporan masyarakat yang merasa resah dengan aktivitas para pemuda.
Sekitar pukul 01.30 WIB, kami mendapatkan informasi telah terjadi tawuran (perang sarung) yang terjadi dilokasi tersebut,” kata Kasat Reskrim Polres Boyolali, AKP Indrawan Wira Saputra.
Namun, saat Kanit Reskrim bersama anggota piket jaga tiba di lokasi, kelompok pemuda langsung kocar kacir membubarkan diri. Akan tetapi polisi berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku tawuran.
“Saat di TKP, telah diamankan dua orang pemuda pelaku perang sarung. Untuk dua orang ini kita lakukan pembinaan ya,” katanya.
Diduga, aksi tawuran perang sarung tersebut dilakukan oleh dua kelompok pemuda dari Kabupaten Boyolali dan Klaten.
Sebagaimana diberitakan, jajaran Polres Boyolali telah memulai kegiatan patroli jauh sebelum memasuki bulan Ramadhan.
Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra mengatakan patroli ini tidak hanya dilaksanakan di siang hari, tetapi juga intensif di malam hari, terutama pada jam-jam rawan dan di lokasi-lokasi yang terindikasi sering dijadikan tempat balap liar, perang sarung, atau aktivitas negatif lainnya.
“Ini akan terus secara berlanjut, dan akan kita laksanakan sampai dengan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Hal ini tentunya kami laksanakan untuk menjaga kondusifitas wilayah Boyolali, sehingga seluruh umat muslim yang melaksanakan ibadah puasa Ramadhan, dapat melaksanakan ibadah dan beribadah dengan khusyu’ dan tenang selama bulan Ramadhan,” katanya. ( yull/**)
