FOKUS JATENG-BOYOLALI-Pendakian Gunung Merbabu kembali dibuka untuk umum. Pembukaan itu meliputi lima pintu pendakian, yakni jalur Selo, Boyolali (Dusun Genting, Desa Tarubatang). Kemudian Suwanting Desa Banyuroto, Kecamatan Sawangan, Magelang.
Lantas jalur Cunthel Kopeng, Kecamatan Getasan, Semarang. Selain itu jalur Thekelan Desa Baturan, Kecamatan Getasan, Semarang. Terakhir jalur Wekas Dusun Kedakan, Desa Kepalan, Kecamatan Pakis, Magelang.
Pembukaan jalur pendakian Merbabu ini setelah sebulan ditutup untuk perbaikan jalur. Meski sudah dibuka, namun pihak Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGM) meminta pendaki mematuhi peraturan yang ada. “Kami minta pendaki tetap tertib,” jelas Kepala BTNGM Edy Sutiyarto, Jumat 2 Februari 2018.
Selama penutupan jalur pendakian, pihaknya lebih intensif melakukan patroli dengan melibatkan langsung masyarakat sekitar kawasan hutan. Mereka adalah warga yang tergabung dalam masyarakat peduli api (MPA). “Juga melibatkan mitra Polhut seperti relawan Rajawali dan Unit Pelestari Lingkungan (UPL),” jelas dia.
Pihaknya juga melakukan perbaikan jalur pendakian. Misalnya, menebang pohon yang roboh dan menghalangi jalur pendakian serta membersihkan dan memangkas semak belukar yang menutup jalur pendakian.
“Kami juga memperbaiki jalur yang tergerus air, termasuk memperbaiki saluran air di jalur pendakian. Sehingga air hujan tidak terus mengalir dan menggerus jalur pendakian,” katanya.
