Mahasiswa KKN UNISRI Gelar Pelatihan Keuangan bagi Karang Taruna di Desa Kecik

Salah satu pelatihan penyusunan laporan keuangan sederhana yang digelar oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) (*sabrina/Fokusjateng.com)

Oleh: Sabrina Mutiara Eka Mursalim, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI)
Fokus Jateng-SRAGEN-Karang Taruna Desa Kecik, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen, kini memiliki bekal baru dalam mengelola keuangan organisasi. Hal ini berkat pelatihan penyusunan laporan keuangan sederhana yang digelar oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta pada Selasa, 28 Juli 2026, di Balai Desa Kecik. Kegiatan yang diikuti oleh 15 pengurus dan anggota Karang Taruna ini bertujuan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan kas organisasi.

Pelatihan yang dikemas dengan metode praktik langsung ini menghadirkan tiga materi pokok, yaitu pentingnya pengelolaan keuangan organisasi, cara mencatat pemasukan dan pengeluaran menggunakan buku kas sederhana, serta cara menyusun laporan keuangan. Peserta tidak hanya mendengarkan teori, tetapi juga langsung mempraktikkan pencatatan transaksi menggunakan studi kasus yang relevan dengan kegiatan Karang Taruna.

“Selama ini kami hanya mencatat seadanya, bahkan kadang tidak dicatat sama sekali. Setelah mengikuti pelatihan ini, saya jadi paham betapa pentingnya pencatatan keuangan yang tertib dan rapi,” ujar ZAHWA, Ketua Karang Taruna Desa Kecik, saat ditemui di sela-sela kegiatan.

Salah satu peserta, Nisa mengungkapkan kesannya, “Saya jadi mengerti cara mencatat uang masuk dan keluar dengan benar. Ternyata tidak sesulit yang saya bayangkan. Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai pengurus Karang Taruna,” ucapnya.

Sabrina, mahasiswa program studi akuntansi UNISRI sekaligus pemateri dalam pelatihan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja individu KKN yang bertujuan memberdayakan masyarakat desa menuju kemandirian ekonomi dan pembangunan berkelanjutan.

“Saya berharap ilmu yang telah diberikan dapat diterapkan dan bermanfaat bagi Karang Taruna Desa Kecik ke depannya. Pengelolaan keuangan yang baik akan membuat organisasi lebih sehat, terpercaya, dan berkelanjutan,” ujar Sabrina saat diwawancarai usai kegiatan.

Selain pelatihan, peserta juga diberikan modul materi dan contoh format buku kas yang dapat digunakan sebagai panduan dalam pengelolaan keuangan organisasi ke depan. Dengan adanya program ini, diharapkan Karang Taruna Desa Kecik dapat menjadi contoh bagi organisasi kepemudaan lainnya dalam mengelola keuangan secara transparan dan akuntabel.

Untuk diketahui, Kegiatan merupakan bagian dari rangkaian program KKN UNISRI Kelompok 95 yang dilaksanakan di Desa Kecik sejak 14 Juli hingga 31 Agustus 2026. Selama periode tersebut, mahasiswa KKN juga menjalankan berbagai program lain di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi kreatif sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. (ist/**)