Belajar Demokrasi Lewat OSIS: Cara KPU Karanganyar Siapkan ‘Pemilih Cerdas’ untuk Pemilu 2029

 

FOKUSJATENG.COM, KARANGANYAR – Pemilu Serentak memang baru akan digelar tahun 2029, dengan tahapan awal yang dimulai pertengahan 2027 nanti. Namun, menyiapkan generasi muda agar tidak buta politik tak bisa dilakukan dalam semalam. Sadar akan hal itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karanganyar curi *start* untuk menanamkan nilai-nilai demokrasi kepada para pemilih pemula.
Langkah taktis ini diwujudkan lewat acara Sosialisasi Pendidikan Demokrasi bagi Pemilih Pemula sekaligus Re-organisasi Komite Pemilihan Ketua OSIS (Milkoi) Tahun 2026, yang digelar di Aula KPU Karanganyar pada Rabu (17/6/2026).
Suasana aula tampak dinamis. Sebanyak 45 siswa perwakilan SMA/SMK/MA se-Kabupaten Karanganyar berkumpul bersama guru pendamping mereka. Acara ini merupakan buah kolaborasi apik antara KPU Karanganyar, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI, dan Kantor Kementerian Agama Karanganyar.

Replikasi Pemilu di Lingkungan Sekolah

Ketua KPU Karanganyar, Daryono,mengungkapkan bahwa agenda ini bukan sekadar formalitas tahunan. Lewat Komite Milkoi yang baru terbentuk, para siswa akan diajak merasakan langsung “simulasi” pemilu yang sebenarnya di sekolah mereka masing-masing.

“KPU Karanganyar melakukan pendampingan penuh dalam proses pemilihan ketua OSIS agar para siswa mendapatkan pengalaman nyata dan pengetahuan mendalam mengenai praktik demokrasi. Harapannya, mereka dapat tumbuh menjadi pemilih yang cerdas pada Pemilu 2029 nanti,” ujar Daryono.

Melalui wadah Milkoi, miniatur pesta demokrasi akan diciptakan di sekolah. Para siswa tidak hanya sekadar mencoblos, tetapi juga belajar menyusun linimasa pemilu versi mini: mulai dari pendataan pemilih, pendaftaran calon ketua OSIS, debat kandidat yang menguji visi-misi, hingga proses pemungutan dan penghitungan suara yang transparan.
Rencananya, pemilihan OSIS serentak ini akan digulirkan sekitar bulan Agustus hingga Oktober mendatang dengan supervisi langsung dari KPU.

Bekal Teori dan Lahirnya Pemimpin Baru

Tak hanya bicara soal teknis mencoblos, para peserta juga disuguhi materi penguatan mental berdemokrasi. Dua narasumber dihadirkan untuk membuka cakrawala berpikir para siswa, yaitu Wakil Rektor II Universitas Muhammadiyah Karanganyar, Sarilan M. Ali, serta Anggota KPU Karanganyar Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM, Andis Yuli Pamungkas.
Di penghujung acara, dinamika organisasi pun bergulir. Proses reorganisasi Komite Milkoi berhasil memilih nakhoda baru untuk periode 2026-2027.
Khairunisa Dzakiya Wibowo, siswi berbakat dari SMA Islam Al Azhar 28 IIBS Karanganyar, resmi terpilih sebagai Ketua Komite Milkoi yang baru. Di pundak Khairunisa dan rekan-rekannyalah, estafet edukasi politik bagi ribuan pelajar di Karanganyar kini dititipkan—sebuah langkah kecil dari bilik suara sekolah, untuk masa depan demokrasi Indonesia yang lebih sehat. ( rls/ bre )