FOKUSJATENG.COM, KARANGANYAR – Angin segar berembus di lapangan hijau Bumi Intanpari. Stadion Angkatan 45, yang selama ini menjadi saksi bisu pasang surutnya prestasi sepak bola lokal, kini bersiap bersalin rupa. Langkah ini menjadi bukti nyata sinergi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar dengan Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Karanganyar dalam memajukan dunia olahraga.
Gotong Royong Pusat dan Daerah
Ketua Askab PSSI Karanganyar, Rinto Subekti, menegaskan komitmennya untuk mengawal transformasi fasilitas olahraga di wilayahnya. Pria yang juga menjabat sebagai Anggota DPR RI Komisi XIII ini berjanji akan menjalin kolaborasi erat dengan Pemkab Karanganyar guna memastikan Stadion 45 kembali menjadi “kawah candradimuka” yang layak bagi para atlet.
“Kami akan bersinergi dan bergotong royong dengan Pemkab untuk memperbaiki fasilitas Stadion 45. Tujuannya satu: agar talenta muda kita punya rumah yang layak untuk berkembang,” ujar Rinto.
Suntikan Dana Rp 1,7 Miliar
Gayung bersambut, Pemkab Karanganyar melalui Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) telah mengamankan bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp 1,7 miliar.
Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disparpora Karanganyar, Eko Suroso, merinci bahwa fokus utama tahun ini adalah pembangunan fisik yang krusial.
-
Pembangunan Tribun Selatan: Anggaran Rp 1,7 miliar diprioritaskan untuk membangun tribun sisi selatan guna meningkatkan kapasitas dan kenyamanan penonton.
-
Standar Keamanan: Penyesuaian tribun dilakukan untuk memastikan aspek keamanan bagi suporter Persika Karanganyar.
-
Penerangan Stadion: Usulan lampu stadion tengah disiapkan agar aktivitas latihan dan pertandingan bisa digelar hingga malam hari.
Bukan Sekadar Rumput dan Semen
Revitalisasi ini tidak hanya menyentuh aspek estetika. Pemkab berencana memperbaiki ruang ganti pemain dan kamar mandi agar lebih representatif bagi para atlet. Selain itu, penataan kawasan luar stadion juga menjadi agenda penting.
Nantinya, para pelaku UMKM dan PKL di sekitar stadion akan ditata lebih tertib. Harapannya, Stadion 45 tidak hanya menjadi pusat prestasi, tapi juga penggerak ekonomi warga sekitar tanpa menghilangkan kenyamanan pengunjung.
Titik Balik Persika Karanganyar
Langkah revitalisasi ini diharapkan menjadi “bahan bakar” baru bagi Persika Karanganyar untuk kembali taringnya di kancah sepak bola Soloraya maupun nasional. Dengan fasilitas yang mumpuni, mimpi melihat stadion yang penuh sesak dengan dukungan suporter yang nyaman bukan lagi sekadar angan-angan.
Sinergi antara tokoh nasional seperti Rinto Subekti dan eksekusi taktis dari Pemkab Karanganyar adalah kunci. Kini, masyarakat Karanganyar tinggal menunggu waktu hingga peluit dimulainya babak baru sepak bola mereka berbunyi di Stadion 45 yang lebih megah. ( bre )
