Solopos Media Group Perkenalkan Literaworks, Perluas Peran Media dalam Strategi Komunikasi

Solopos Media Group (SMG) memperkenalkan Literaworks, unit baru yang dirancang untuk menjawab tantangan komunikasi di era digital di Surakarta, Jumat (30/1/2026). (Humas Pemkot skt/Fokusjateng.com)

Fokusjateng.com-SURAKARTA – Solopos Media Group (SMG) kembali mempertegas transformasinya sebagai perusahaan media dengan memperkenalkan Literaworks, unit baru yang dirancang untuk menjawab tantangan komunikasi di era digital. Melalui Literaworks, SMG tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam membangun narasi publik yang relevan dan berdampak.

Peluncuran Literaworks berlangsung di Griya Solopos, Solo, Jumat (30/1/2026), dan menjadi bagian dari upaya SMG merespons perubahan lanskap komunikasi yang kian kompleks. Di tengah banjir informasi dan tren viral yang serba cepat, banyak pesan publik dinilai gagal membangun kepercayaan jangka panjang.

Presiden Direktur dan CEO Solopos Media Group, Arif Budisusilo, mengatakan kehadiran Literaworks merupakan kelanjutan dari DNA Solopos sebagai media yang tumbuh dari praktik jurnalistik berbasis data dan konteks.

“Solopos sejak awal lahir sebagai media. Dari pengalaman itulah kami melihat bahwa komunikasi tidak cukup hanya viral, tapi harus relevan dan punya dampak. Literaworks hadir dari kebutuhan itu,” ujarnya.

Melalui Literaworks, SMG mengusung filosofi Context First, Impact Follows. Pendekatan ini menempatkan pemahaman konteks sebagai fondasi utama sebelum menyusun pesan dan menentukan strategi distribusi komunikasi.

Arif menjelaskan, Literaworks bekerja dengan empat pilar utama. Pilar Context berfokus pada riset, analisis isu, serta pemetaan pemangku kepentingan.

Pilar Content diarahkan pada penyusunan narasi berbasis fakta dengan pendekatan storytelling yang bermakna. Pilar Channel memastikan pesan disampaikan melalui saluran yang tepat sesuai segmentasi audiens, sementara pilar Impact menekankan pada hasil komunikasi yang terukur dan berkelanjutan.

Keunggulan Literaworks juga ditopang oleh ekosistem media besar yang berada di bawah SMG bersama Bisnis Indonesia Group dan Harian Jogja Group. Integrasi ini memungkinkan strategi komunikasi yang menjangkau level lokal hingga nasional, dengan tetap mengedepankan kredibilitas jurnalistik.

“Kami punya jurnalis dari Solo, Jogja, sampai Jakarta yang bekerja berbasis data. Itu menjadi competitive advantage yang tidak semua agensi komunikasi miliki,” kata Arif.

Dari sisi layanan, Literaworks menawarkan pola kerja sama yang fleksibel, mulai dari proyek jangka pendek, kemitraan jangka panjang, hingga kampanye komunikasi terintegrasi. Layanannya mencakup penyusunan insight dan strategi, aktivasi narasi, serta pengelolaan konten dan distribusi multiplatform.

Wali Kota Solo, Respati Ardi, menilai langkah Solopos Media Group memperkenalkan Literaworks sebagai bentuk adaptasi terhadap perubahan zaman. Menurutnya, kemampuan bertransformasi menjadi kunci bagi keberlanjutan institusi, baik di sektor publik maupun bisnis.

“Solopos Media Group mampu mengikuti perkembangan zaman dan menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Solo, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Peluncuran Literaworks dirangkai dengan talkshow SMG Economic Insight bertema Branding Bukan Sekadar Citra. Dalam sesi tersebut, Pakar Branding Universitas Prasetiya Mulya Prof. Agus W. Soehadi, Ph.D. menyoroti perubahan strategi branding untuk Generasi Z yang lebih responsif terhadap pengalaman visual dan emosional.

Sementara itu, Direktur PT Asia Pacific Fibers Dr. Antonius W. Sumarlin menekankan bahwa kepercayaan kini menjadi aset strategis industri. Ia menilai komunikasi yang terbuka dan dua arah menjadi kunci dalam menjaga reputasi dan mendukung pengambilan kebijakan di era digital.

Melalui pengenalan Literaworks, Solopos Media Group menegaskan perannya sebagai media yang terus beradaptasi, sekaligus menghadirkan solusi komunikasi yang berakar pada konteks lokal Jawa Tengah namun memiliki daya jangkau nasional. (Thia/**)