Fokus Jateng-BOYOLALI – Warga Dukuh Mungup, Desa Kemasan, Kecamatan Sawit, dikagetkan dengan ditemukannya sesosok mayat di pemandian umum Umbul Blerak desa setempat, pada, Kamis 3 September 2026 sekitar pukul 14.00 WIB.
Belakangan, korban diketahui berinisial S (78), warga Dukuh Balong, Desa Kemasan, Kecamatan Sawit. Korban ditemukan dalam posisi telungkup di dalam air di bagian tenggara kolam pemandian.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang saksi yang hendak mandi di lokasi. Melihat korban berada di dalam air, saksi kemudian meminta bantuan warga lainnya untuk melakukan pengecekan. Setelah diperiksa, korban diketahui sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan kepada pihak keluarga dan diteruskan ke Polsek Sawit. Mendapat laporan tersebut, personel SPKT bersama Unit Reskrim dan Bhabinkamtibmas Desa Kemasan mendatangi lokasi kejadian. Penanganan dipimpin Kapolsek Sawit IPTU Aris Hartanto.
Petugas bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas Sawit kemudian melakukan pemeriksaan terhadap kondisi korban.
“Dari hasil pemeriksaan petugas bersama tenaga kesehatan, tidak ditemukan luka luar maupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Petugas juga tidak menemukan adanya cairan yang keluar dari lubang mulut maupun kemaluan korban,” katanya. Sabtu 5 September 2026.
Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban tidak memiliki riwayat penyakit menahun dan tidak menjalani pengobatan rutin. Dari hasil pemeriksaan serta keterangan saksi, korban diduga meninggal dunia akibat kelelahan hingga kemudian tenggelam.
Pihak keluarga korban telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menyatakan tidak akan menuntut pihak mana pun di kemudian hari. Keluarga juga menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban yang dituangkan dalam surat pernyataan bermaterai dan diketahui oleh Kepala Desa Kemasan.
Polsek Selo Tangani Temuan Warga Bunuh Diri
Sementara, Polsek Selo Polres Boyolali menangani kejadian seorang warga yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Dukuh Suroteleng Kulon, Desa Suroteleng, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Sabtu 5 September 2026 sekitar pukul 08.00 WIB.
Peristiwa tersebut diketahui setelah seorang anggota keluarga mencari korban di sekitar rumah. Saat masuk ke dalam rumah, saksi menemukan korban dalam kondisi telah meninggal dunia, kemudian meminta bantuan anggota keluarga dan warga sekitar.
Mendapat laporan tersebut, petugas Polsek Selo bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas Selo segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal oleh petugas kesehatan, ditemukan tanda yang mengarah pada dugaan korban meninggal akibat gantung diri. Dari pemeriksaan luar juga tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban.
Petugas kemudian mengamankan barang bukti berupa tali tambang berbahan plastik yang ditemukan di lokasi serta melakukan pendataan terhadap saksi-saksi dan pihak keluarga.
“Petugas telah melakukan olah TKP, pemeriksaan saksi, serta berkoordinasi dengan tenaga kesehatan. Penanganan dilakukan sesuai prosedur dan perkembangan kejadian telah dilaporkan kepada pimpinan,” ujar Kasi Humas Polres Boyolali AKP Winarsih. (yull/***)
