Terungkap, Penyebab Keracunan MBG Siswa SMP Negeri 6 Boyolali, Karena Bakteri E-coli

Fokus Jateng-BOYOLALI,-Hasil pemeriksaan laboratorium terkait kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 6 Boyolali telah keluar. Bahwa menu yang diberikan dari dapur SPPG ke para siswa tersebut terkontaminasi bakteri Escherichia coli (E-coli). Terutama pada menu sayur sop, di bahan wortel dan ayam.

“Hasil lab, terindikasi dari menu yang disajikan untuk sayur sop khususnya di bahan wortel dan ayam, proses pembersihannya airnya terkontaminasi bakteri. Namany e-coli, sehingga resisten terutama untuk pencernaan PM (dampaknya potensi / gejala  diare dan sakit perut),”kata Ketua Satgas Makan Bergisi Gratis (MBG) Kabupaten Boyolali, M. Syawalludin, dikonfirmasi wartawan melalui telepon selulernya Jumat 4 September 2026.

Menurut Syawalludin, ada dua kemungkinan menu MBG tersebut bisa terkontaminasi bakteri e-coli itu. Yaitu bisa dari air yang digunakan untuk memasak. Juga aspek manusia dalam hal ini para pekerja di SPPG tersebut.

“Sebenarnya, potensi bakteri itu bisa dari air, bisa juga aspek humannya. Kalau dari aspek air ya tentu kita lakukan maintenance, penanganan pemberian obat kaporit, tawas dan sebagainya. Kalau dari aspek humannya ya SOP pembersihan dari aspek relawan, tenaga kerja harus dipastikan SOP-nya bersih,” katanya.

Syawalludin menambahkan, pihaknya terus melakukan monitoring terhadap dapur SPPG tersebut. SPPG Siswodipuran 2 yang mengampu pemberian MBG ke SMPN 6, saat ini juga masih ditutup sementara.

Senada, Kepala Dinas Kesehatan Boyolali, FX Kristandyoko, menyebut hasil pemeriksaan laboratorium kesehatan terhadap sampel menu MBG yang menyebabkan siswa SMPN 6 Boyolali, mengalami keracunan, adalah menu nasi dan sayur yang terkontaminasi bakteri e-coli.”Iya, terkontaminasi escherichia coli,” katanya. (yull/****)