Jokowi: Kebijakan Pemerintah Perlu Dievaluasi Masyarakat

Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo atau Jokowi menilai keberhasilan program pemerintah perlu dilihat dari manfaat yang dirasakan masyarakat, 29 Oktober 2026. (*Thia/Fokusjateng.com)

Fokus Jateng, SURAKARTA-Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo atau Jokowi menilai keberhasilan program pemerintah perlu dilihat dari manfaat yang dirasakan masyarakat. Menurut dia, pemerintah telah berusaha keras memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Namun, pelaksanaan kebijakan tetap perlu dievaluasi apabila manfaatnya belum dirasakan secara merata.

“Yang paling penting saya melihat pemerintah telah berusaha keras untuk memenuhi kebutuhan dasar dari masyarakat,” kata Jokowi saat ditemui di Solo, Jawa Tengah, Kamis, 29 Oktober 2026.

Dia mengatakan masyarakat menjadi pihak yang paling mengetahui dampak dari berbagai program pemerintah. Karena itu, penilaian terhadap keberhasilan kebijakan tidak cukup hanya berdasarkan upaya yang telah dilakukan pemerintah.

“Apapun juga yang merasakan adalah masyarakat, apakah mereka merasakan manfaatnya dari program-program yang ada, atau masih kurang,” ujarnya.

Jokowi mengatakan pemerintah perlu mengevaluasi kebijakan apabila masih terdapat kebutuhan masyarakat yang belum terpenuhi atau program yang manfaatnya belum dirasakan secara optimal.

“Berarti perlu dievaluasi, saya rasa itu ya,” katanya.

Pernyataan Jokowi tersebut disampaikan setelah Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan kebanggaannya terhadap capaian pemerintah selama dua tahun pertama masa kepemimpinannya. Prabowo menilai berbagai hasil kerja pemerintah dalam periode tersebut patut diapresiasi, meskipun masih terdapat kekurangan.

Dalam pernyataannya, Prabowo meminta jajaran pemerintah tidak bersikap sombong atas capaian yang diraih. Namun, dia juga mengingatkan agar para pembantunya tidak merendahkan hasil kerja yang telah dilakukan.

“Dengan segala kelebihan dan kekurangan kita, prestasi yang telah kita capai dalam dua tahun ini perlu kita banggakan. Bukan kita sombong. Kita tidak boleh sombong. Tapi kita tidak boleh rendah diri,” kata Prabowo.

Prabowo juga menyatakan kebanggaannya memimpin pemerintahan Indonesia karena menilai berbagai program telah menghasilkan capaian nyata dalam dua tahun terakhir.

“Saya sekarang bangga menjadi pemimpinmu. Saya bangga menjadi presidenmu. Saya bangga telah memimpin pemerintahan ini, karena dalam dua tahun, dalam dua tahun kita telah bekerja dengan hasil yang nyata,” ujarnya. (*Thia/**)