Truk Kontainer Terguling Saat Hendak Memasuki SPBU Tegalwire Boyolali, Sepeda Motor Remuk Terlindas

Fokus Jateng, BOYOLALI, – Arus lalu lintas Jalan Solo-Semarang, tepatnya kawasan SPBU Tegalwire, Mojosongo, Boyolali sempat tersendat pada Jumat 6 November pagi. Penyebabnya, sebuah truk kontainer terguling hingga menutup sebagian badan jalan. Kecelakaan tersebut juga mengakibatkan sebuah sepeda motor remuk terlindas sisi belakang truk.

Insiden itu terjadi sekitar pukul 10.30, truk kontainer bernopol L-8018-UCC yang dikemudikan Agung warga Surabaya (Jatim) melaju dari Surabaya menuju Ampel Boyolali. Ia mengatakan truknya memiliki muatan arang dengan berat sekitar 25 ton-28 ton.

”Sedianya saya akan isi BBM Solar pagi biar tidak terlalu antre, kalau sore antrenya lama, malah seperti ini,” ujarnya.

Peristiwa bermula saat ia menyalip sebuah truk kontainer warna putih kemudian berbelok ke kiri mengisi bahan bakar minyak di SPBU Tegalwire.

“Saat masuk ke SPBU, kepala truk sudah naik tapi ban belakang masih nanjak sedikit, otomatis bebannya ketarik ke belakang. Saya mau oper gigi, masih nggereng, angin langsung turun otomatis kopling dan rem enggak berfungsi, persneling tapi masih masuk lima tapi tetap tertarik beban muatan terus tertarik mundur sampai jalan raya,” katanya.

Saat mundur, Agung mengira akan menabrak truk warna putih yang sempat ia salip. Namun, truk tersebut tancap gas menghindarinya. Kemudian, truk mundur kencang dan membanting setir ke kiri dan membuat muatan terguling dan ada sebuah sepeda motor Mio yang terlindas.

”Alhamdulillah pengemudi sepeda motornya paham, jadi orangnya lompat tapi sepeda motornya enggak selamat,” ujarnya.

Sementara itu, pengendara motor, Prihanto Widyan, mengaku selamat setelah melepas sepeda motornya dan loncat menghindari truk yang melaju mundur.

Dijelaskan posisinya sebenarnya cukup jauh dari truk di depannya, hanya saja truk mundur terlalu cepat.

”Kemudian saya lempar motor, saya melompat ujung got, kesundul sampai nabrak belakang. Sepeda saya terjepit di sini, masih hancur di bawah. Itu truknya sebenarnya sudah sebagian naik ke SPBU. Kalau saya tidak lompat, enggak tahu itu nasib saya,” pungkasnya.

Sementara, sejumlah anggota Satlantas Polres Boyolali mengatur aruh lalu lintas di sekitar lokasi. Terpantau arus dari arah Solo ke Boyolali ditutup mulai dari depan Polres Boyolali hingga traffic light Tegalwire. Kendaraan dari arah Solo dialihkan ke lajur Semarang-Solo. Sehingga, satu lajur diisi dari dua arah yaitu barat dan timur. (yull/***)