Kolaborasi Lintas OPD, Pemkab Karanganyar Gelar Sesarengan Fest 2026 untuk Angkat Potensi Lokal dan Sejarah

FOKUSJATENG.COM, KARANGANYAR — Pemerintah Kabupaten Karanganyar resmi membuka ajang kolaboratif “Sesarengan Fest 2026” di kawasan wisata bersejarah De’ Tasikmadoe Heritage, Jumat (6/11/2026). Mengusung konsep baru yang memadukan pelestarian budaya, penggerak ekonomi kerakyatan, dan pameran potensi lokal, festival ini sukses menyedot perhatian publik, khususnya kalangan Generasi Z.

Digelar mulai 6 hingga 8 November 2026, perhelatan akbar ini diinisiasi secara sinergis oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Di antaranya adalah Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disdagperinaker), Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (Dispertan PP), serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Karanganyar.

Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Keuangan Kabupaten Karanganyar sekaligus Ketua Pelaksana Kegiatan, Bakdo Harsono, mengungkapkan bahwa sekitar 70 persen target pengunjung festival ini menyasar kaum milenial dan Gen Z. Oleh karena itu, tata letak area festival dirancang estetik, ramah swafoto, serta didukung penuh oleh para pegiat media sosial.

“Kami ingin mengangkat seluruh potensi yang ada di Kabupaten Karanganyar, mulai dari produk pertanian, kuliner, hingga wahana permainan anak. Hasilnya, eksposur di platform Instagram dan TikTok telah menembus lebih dari 100.000 tayangan sejak hari pertama,” ujar Bakdo dalam pidato sambutannya saat pembukaan kegiatan.

Dongkrak Sejarah dan Ekonomi Daerah

Sementara itu, Ketua Seksi Pameran sekaligus Kepala Disdagperinaker Karanganyar, Agung Wahyu Utomo, menegaskan bahwa terobosan pemindahan lokasi acara dari Alun-alun atau Gedung Wanita ke kawasan Sondokoro atau Tasikmadoe Heritage bertujuan untuk mengoptimalkan nilai sejarah warisan budaya pencetus Pabrik Gula Tasikmadu.

“Ini adalah terobosan Pemkab Karanganyar untuk menduniakan Sondokoro atau Tasikmadoe Heritage, sekaligus menjadi pemantik perputaran roda ekonomi daerah,” kata Agung.

Rangkaian acara ini semakin meriah dengan berbagai agenda menarik, seperti festival anggrek, pameran tanaman hias, talkshow sejarah, pertunjukan seni, bazar UMKM, kuliner khas, hingga pameran dan bazar batik asli Karanganyar untuk mendukung pelestarian karya lokal.

Apresiasi khusus juga diberikan kepada para produsen varietas tanaman unggul, seperti Mulyono Herlambang, yang menghadirkan puluhan varietas melon berkualitas guna menginspirasi kebangkitan petani milenial di Karanganyar.

Puncak Acara: De’ Tasikmadoe Heritage Run

Puncak perhelatan Sesarengan Fest 2026 yang dijadwalkan pada 8 November 2026 mendatang akan diwarnai dengan ajang De’ Tasikmadoe Heritage Run. Kegiatan lari ini mencatatkan antusiasme tinggi dengan total pendaftar mencapai 2.490 orang, yang berasal dari unsur masyarakat umum, kepala OPD, camat, hingga kepala desa.

Bupati Karanganyar memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran Forkopimda, OPD, sponsor, komunitas, dan generasi muda yang telah bahu-membahu menyukseskan gelaran ini.

“Festival ini menjadi wadah strategis untuk mendongkrak perekonomian daerah, mulai dari keberhasilan sektor pertanian, perkebunan, hingga pelestarian produk lokal seperti Batik Girilayu,” ungkapnya.

“Melalui penyelenggaraan Sesarengan Fest 2026, kami berharap perputaran roda ekonomi kerakyatan dapat terus meningkat secara berkelanjutan serta mendongkrak kesejahteraan masyarakat luas,” pungkasnya. ( bre )