Fokus Jateng, SURAKARTA-Gamelan Cara Balen mengiringi kedatangan K.P.H. F.X. Adimas Rosdian atau Kanjeng Dimas di Pura Mangkunegaran, Rabu sore, 4 November 2026. Calon temanten pria itu datang bersama keluarganya untuk menjalani prosesi Nyantri, salah satu tahapan menjelang pernikahannya dengan G.R.Aj. Ancillasura Marina Sudjiwo atau Gusti Sura.
Melalui prosesi tersebut, Kanjeng Dimas dan keluarga besarnya diterima secara adat oleh keluarga Mangkunegaran. Nyantri sekaligus menjadi kesempatan bagi calon temanten pria untuk mengenal lebih dekat lingkungan dan tradisi keluarga calon istrinya.
Kanjeng Dimas tiba melalui Gerbang Selatan dan menuju Bangsal Topengan. Di sana, rombongan disambut utusan S.I.J. K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X. Setelah penyerahan calon temanten pria oleh juru bicara keluarganya, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Pendapa Ageng.
Di pendapa, Kanjeng Dimas dan keluarganya diterima oleh Mangkoenagoro X bersama G.K.P. Mangkoenagoro IX dan sederek dalem. Suasana penyambutan berlangsung dalam ramah tamah dan jamuan keluarga.
Juru Bicara Dhaup Ageng, R.Ay.T. Ayu Rosetyastuti, mengatakan Nyantri menjadi bagian dari tata cara penerimaan calon temanten pria beserta keluarga besarnya ke dalam lingkungan keluarga Mangkunegaran.
“Nyantri menandai diterimanya calon temanten pria beserta keluarga besarnya ke dalam lingkungan keluarga Mangkunegaran,” kata Ayu.
Menurut dia, prosesi tersebut juga menjadi bagian dari pembekalan bagi calon temanten pria untuk mengenal adat dan tradisi keluarga Mangkunegaran sebelum memasuki kehidupan rumah tangga.
Tujuh penari menyambut calon temanten
Suasana penyambutan di Pendapa Ageng diiringi Tari Menak Koncar yang dibawakan tujuh penari dari Kawedanan Langen Praja. Tari klasik tersebut menjadi bagian dari rangkaian adat yang menyambut kedatangan calon temanten pria.
Ayu menjelaskan, Tari Menak Koncar mengangkat kisah Adipati Menak Koncar yang sedang gandrung kepada Dewi Sekati. Kehadiran tari tersebut sekaligus memperkenalkan salah satu tradisi seni Mangkunegaran kepada keluarga Kanjeng Dimas.
Setelah penyambutan dan jamuan keluarga, Kanjeng Dimas bersama rombongan menuju Prangwedanan untuk melanjutkan tahapan Nyantri.
Prosesi ini menjadi bagian dari persiapan kedua calon temanten sebelum menjalani rangkaian pernikahan. Jika Gusti Sura sebelumnya menjalani Sengkeran, Kanjeng Dimas mengikuti Nyantri sebagai tahapan persiapan dari pihak calon temanten pria.
Rangkaian Dhaup Ageng Mangkunegaran berlanjut pada Kamis, 5 November 2026, dengan prosesi Langkahan, Siraman, Dodol Dawet, dan Midodareni. Rangkaian tersebut menjadi bagian dari persiapan keluarga menjelang pernikahan Gusti Sura dan Kanjeng Dimas. (*Thia/***)
