Dishub Boyolali Gelar Pelatihan Pengoperasian Becak Listrik 

Fokus Jateng -BOYOLALI – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Boyolali sukses menggelar kegiatan Pelatihan Penggunaan Becak Listrik di Kantor Dishub Kabupaten Boyolali.

Kegiatan ini diikuti oleh para calon penerima manfaat dengan tujuan utama untuk meningkatkan pemahaman, keterampilan, serta kesadaran akan aspek keselamatan dalam mengoperasikan becak listrik secara aman dan tertib di jalan raya.

Setelah sesi pembukaan, rangkaian acara pelatihan terselenggara secara simultan dan berlangsung hingga sore hari. Materi yang diberikan mencakup teori dasar pengoperasian, pengenalan komponen kendaraan, hingga simulasi praktik di lapangan. Menariknya, para peserta pelatihan ini mayoritas merupakan warga yang berusia minimal 55 tahun, dan di antaranya juga terdapat penerima manfaat dari unsur difabilitas dan wisata. Hal ini menunjukkan komitmen program dalam mengedepankan inklusivitas dan pemberdayaan masyarakat dari berbagai kalangan.

Dalam kesempatan yang sama, Tim dari Yayasan GSN juga hadir melakukan proses validasi terhadap para calon penerima bantuan. Validasi ini dilakukan untuk memastikan bahwa bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan sesuai dengan data yang telah ditetapkan. Rangkaian kegiatan pelatihan dan validasi tersebut dilaporkan berjalan dengan lancar, tertib, dan kondusif.

Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Boyolali, Hari Haryanto, menegaskan bahwa pelatihan intensif ini merupakan langkah krusial sebelum becak listrik diserahkan dan dioperasikan oleh masyarakat.

“Pelatihan pada Sabtu kemarin, berlangsung dari pagi hingga sore hari agar para peserta, yang mayoritas berusia 50 tahun ke atas dan juga melibatkan unsur difabilitas, dapat benar-benar menguasai materi. Kami menekankan pentingnya pemahaman terhadap aspek keselamatan, aturan lalu lintas, serta cara perawatan becak listrik itu sendiri,” ujar Hari Haryanto. Selasa 3 November 2026.

Lebih lanjut, Hari Haryanto menjelaskan bahwa keberadaan becak listrik ini nantinya akan diarahkan untuk mendukung mobilitas dan perekonomian masyarakat di berbagai titik strategis.

“Becak listrik ini diharapkan tidak hanya menjadi alat transportasi, tetapi juga bisa menunjang aktivitas ekonomi di lokasi-lokasi wisata, pasar, hingga area sekitar terminal. Kami juga memastikan proses validasi bersama Tim Yayasan GSN hari ini berjalan dengan baik dan tepat sasaran, sehingga para penerima bantuan dapat memanfaatkan fasilitas ini dengan maksimal untuk meningkatkan kesejahteraan mereka,” pungkasnya.

Sebagai informasi tambahan, PT Pindat selaku pihak penyedia turut mengirimkan timnya ke Dishub Boyolali. Tim tersebut bertugas untuk melakukan setting dan mengecek kesiapan unit becak listrik yang saat ini sudah berada di lokasi. Pengecekan ini dilakukan secara teliti guna memastikan seluruh armada dalam kondisi prima, aman, dan siap untuk diserahkan serta dioperasikan oleh para penerima manfaat. (Ist/ Dishubbyl)