Oleh: mahasiswi KKN PPM kelompok 4 UNISRI
Fokus Jateng -SRAGEN-– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Kelompok 4 melaksanakan peresmian dua program kerja unggulan di Balai Desa Jenalas, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen. Kedua program tersebut yakni Digitalisasi Potensi Desa dan UMKM melalui Peta Informasi Berbasis QR Code serta Ecopress: Program Pemilahan dan Pemadatan Sampah Menuju Lingkungan Bersih.
Program digitalisasi dirancang untuk membantu masyarakat dan pengunjung memperoleh informasi mengenai potensi Desa Jenalas serta lokasi UMKM secara lebih mudah melalui teknologi QR Code. Dengan adanya peta informasi digital, potensi wilayah dan produk lokal diharapkan dapat lebih dikenal serta membantu memperluas jangkauan promosi UMKM desa. Program ini juga menjadi langkah untuk mendorong Desa Jenalas agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan ekonomi digital.
Sementara itu, program Ecopress hadir sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah, khususnya sampah anorganik. Melalui teknik pemadatan menggunakan alat press, volume sampah dapat dikurangi sehingga lebih mudah disimpan dan diangkut. Sampah yang telah dipilah dan dipadatkan juga memiliki peluang untuk disalurkan ke bank sampah maupun pengepul sehingga dapat memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.
Kegiatan peresmian dihadiri oleh sekitar 35 peserta yang terdiri atas Kepala Desa, perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua RT, serta anggota BPD. Kehadiran berbagai unsur masyarakat tersebut menunjukkan dukungan terhadap program yang dikembangkan mahasiswa KKN untuk menjawab kebutuhan Desa Jenalas.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan dari sejumlah pihak, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan program oleh perwakilan Kelompok 4 KKN PPM. Peserta mendapatkan penjelasan mengenai Ecopress dan menerima peta administrasi desa. Setelah sesi pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab sehingga peserta dapat memahami penerapan program secara lebih jelas.
Peresmian program Ecopress ditandai dengan pemotongan pita oleh Kepala Desa Jenalas. Setelah itu, para peserta yang terdiri dari perangkat desa, anggota BPD, dan Ketua RT mendapatkan kesempatan untuk mengikuti praktik penggunaan alat press secara bergantian dengan pendampingan mahasiswa KKN. Peserta terlihat antusias mengikuti praktik dan mencoba secara langsung tahapan pemadatan sampah.
Penerapan kedua program tersebut memberikan manfaat yang berbeda namun saling mendukung bagi Desa Jenalas. Peta berbasis QR Code dapat menjadi media informasi yang membantu masyarakat maupun pengunjung mengenali potensi desa dan produk UMKM secara lebih praktis. Di sisi lain, Ecopress membantu mengurangi volume sampah sehingga pengelolaan dan pengangkutannya menjadi lebih mudah.
Tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan kegiatan, program yang diberikan juga diarahkan agar dapat dilanjutkan oleh masyarakat dan pemerintah desa. Pengelolaan peta digital dapat dilakukan melalui pembaruan data UMKM dan lokasi secara berkala, sedangkan alat Ecopress diharapkan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan dengan dukungan tempat penampungan dan jadwal operasional yang jelas.
“Melalui program ini, kami berharap apa yang telah dibuat selama KKN tidak berhenti setelah kegiatan selesai, tetapi dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan oleh masyarakat Desa Jenalas,” ujar salah satu anggota Kelompok 4 KKN PPM Unisri.
Dengan adanya sinergi antara teknologi digital, pemberdayaan UMKM, dan pengelolaan lingkungan, program Kelompok 4 diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendukung perkembangan Desa Jenalas yang lebih adaptif, mandiri, dan berkelanjutan. (ist/***)
