Oleh: Mahasiswa KKN-PPM Kelompok 30 Unisri Tahun 2026 Desa Brojol
Fokus Jateng -SRAGEN – Pada Jumat, 28 Agustus 2026 Mahasiswa KKN-PPM Universitas Slamet Riyadi Surakarta Kelompok 30 bersama Pemerintah Desa Brojol melaksanakan kegiatan pembangunan dan uji coba rocket stove sebagai salah satu upaya mendukung pengelolaan sampah di Desa Brojol. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pasar Desa Brojol, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen, dan turut melibatkan Kepala Desa Brojol, pemerintah desa, serta warga Desa Brojol.
Pembangunan rocket stove dilatarbelakangi oleh kondisi pengelolaan sampah di Desa Brojol, di mana masih banyak masyarakat yang melakukan pembakaran sampah sebagai salah satu cara untuk mengurangi sampah rumah tangga. Kebiasaan tersebut dapat menghasilkan asap yang berpotensi mengganggu kualitas udara dan kenyamanan lingkungan. Melalui pembangunan rocket stove, diharapkan asap yang dihasilkan dari aktivitas pembakaran sampah oleh warga dapat dikurangi sehingga proses pengelolaan sampah dapat dilakukan dengan lebih baik.
Kegiatan ini menjadi bentuk kontribusi mahasiswa KKN bersama Pemerintah Desa Brojol dalam mencari alternatif pengelolaan sampah yang dapat diterapkan di lingkungan desa. Pembangunan rocket stove dilakukan dengan melibatkan pihak-pihak yang berada di lingkungan Desa Brojol sehingga kegiatan tidak hanya berorientasi pada pembangunan sarana, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan.
Setelah pembangunan selesai, dilakukan uji coba rocket stove untuk mengetahui apakah sarana tersebut dapat berfungsi sesuai dengan tujuan yang telah direncanakan. Berdasarkan hasil uji coba, rocket stove dapat berfungsi dan berjalan sesuai dengan ekspektasi. Hasil tersebut menjadi langkah awal dalam pemanfaatan sarana tersebut sebagai salah satu alternatif dalam mendukung pengelolaan sampah di Desa Brojol.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Kelompok 30 berharap pembangunan rocket stove dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjadi salah satu langkah awal dalam mengurangi dampak asap dari pembakaran sampah di Desa Brojol. Dukungan dan keterlibatan Pemerintah Desa serta masyarakat diharapkan dapat mendorong pemanfaatan sarana tersebut secara berkelanjutan dan meningkatkan kesadaran bersama mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang lebih baik dan ramah terhadap lingkungan. (ist/***)
