FOKUSJATENG.COM, KARANGANYAR— Kebakaran hebat melanda sebuah kandang sapi milik warga di Dusun Jeprono RT 01/RW 04, Desa Karangbangun, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar pada Sabtu (20/6/2026) dini hari. Api dengan cepat membesar akibat banyaknya material mudah terbakar di dalam kandang.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 00.01 WIB. Menurut keterangan saksi mata, Ibu Sularmi, dirinya terbangun dari tidur setelah mendengar suara letusan keras dari arah belakang rumah. Saat diperiksa, kobaran api rupanya sudah membumbung tinggi membakar bangunan kandang.
Sontak, Ibu Sularmi langsung membangunkan pemilik rumah, Bapak Pawiro Sutarno dan Ibu Kasiem, yang saat itu tengah terlelap di bangunan rumah yang berbeda namun berdekatan dengan lokasi kebakaran.
Mako Damkar Satpol PP Kabupaten Karanganyar menerima laporan darurat dari seorang warga bernama Ibu Lina pada pukul 01.01 WIB. Menanggapi laporan tersebut, tim pemadam kebakaran langsung meluncur ke lokasi dengan response time cepat, sekitar 20 menit perjalanan.
Komandan Regu Damkar Satpol PP Karanganyar, Dwi Handono, menjelaskan bahwa objek yang terbakar merupakan bangunan semi-permanen berukuran cukup besar.
“Objek yang terbakar adalah kandang sapi berukuran 12×10 meter. Konstruksinya semi-permanen dengan tiang cor, namun rangka atapnya dari kayu dan bambu, serta beratap genting dan seng. Di dalamnya juga terdapat tumpukan jerami kering pakan ternak yang membuat api sangat cepat merembet,” ujar Dwi Handono saat dikonfirmasi, Sabtu (20/6).
Dwi Handono menambahkan, dugaan sementara penyebab kebakaran dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah di sekitar lokasi yang kemudian merembet ke area kandang. Beruntung, pemilik kandang sempat menyelamatkan hewan ternaknya sebelum api melumat seluruh bangunan.
“Beruntung Pak Sutarno langsung sigap keluar rumah dan berhasil mengamankan sapi-sapinya, sehingga tidak ada korban jiwa maupun hewan ternak yang terpanggang. Terkait kerugian materiil, saat ini masih dalam proses perhitungan,” lanjut Dwi.
Upaya penjinakan api berjalan dramatis namun terarah. Damkar Karanganyar menerjunkan 2 unit armada pemadam (Ayax dan Bakorwil) beserta personel yang dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap seperti fire jacket, helm, sarung tangan, dan sepatu boot.
Proses pemadaman dan lokalisir api ini juga berhasil dilakukan berkat sinergi solid di lapangan. Selain Damkar dan Satpol PP Karanganyar, unsur lain yang turut bahu-membahu di lokasi antara lain BPBD Karanganyar, Polsek Matesih, Koramil Matesih, serta para relawan dan warga setempat.
Setelah berjuang melawan kobaran api, petugas akhirnya berhasil menjinakkan si jago merah dan memastikan kondisi benar-benar aman melalui proses pendinginan agar tidak ada titik api tersisa. ( bre / bs )
