Sambut Haul Habib Ali ke-115, Keraton Surakarta Bersolek dan Ajak Peserta Kenal Budaya

Anggota Tim Hukum Lembaga Dewan Adat atau LDA Keraton Surakarta, KPH Eddy Wirabhumi. (Istimewa/*Thia/Fokusjateng.com)

Fokus Jateng, SURAKARTA — Peserta Haul Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi ke-115 dari berbagai daerah bakal datang ke Surakarta. Menyambut kedatangan mereka, Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat bersama Pemerintah Kota Surakarta ikut berbenah dengan membersihkan kawasan Alun-Alun Utara dan Alun-Alun Selatan.

Pembersihan dilakukan pada Rabu, 30 September 2026. Selain menjaga kawasan tetap nyaman selama kegiatan haul, persiapan tersebut juga diharapkan mendorong peserta turut menjaga kebersihan selama berada di Kota Solo.

Anggota Tim Hukum Lembaga Dewan Adat atau LDA Keraton Surakarta, KPH Eddy Wirabhumi, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Surakarta dalam persiapan tersebut.

“Terima kasih kepada Pemerintah Kota Surakarta, di mana Pak Wali melalui dinas-dinas terkait hari ini bersama-sama dengan Keraton melakukan kegiatan pembersihan kawasan Alun-Alun Utara, juga Alun-Alun Selatan,” kata Eddy, Rabu, 30 September 2026.

Eddy berharap kawasan yang telah dibersihkan dapat mendorong peserta haul tidak membuang sampah sembarangan.

“Dengan kawasan yang sudah bersih ini, mudah-mudahan para peserta juga menyadari untuk berlaku bersih, tidak membuang sampah sembarangan,” ujarnya.

Selain kebersihan, Keraton menyiapkan sejumlah fasilitas bagi peserta yang datang dari luar daerah. Tenda dari TNI akan dipasang di Alun-Alun Utara dan Alun-Alun Selatan. Tempat menginap sederhana juga disediakan di Pakularan.

KRMH Djoyo Adilogo, cucu PB XII dan putra GKR Galuh Kencana, mengatakan fasilitas yang disiapkan mencakup tenda, MCK, area parkir, serta tempat menginap bagi peserta di Sasana Sumewa.

“Di kawasan alun-alun ini akan kita persiapkan tenda, MCK, dan parkir. Sasana Sumewa juga bisa digunakan untuk menginap para peserta haul,” kata Djoyo.

 

Peserta Haul Diajak Berkunjung ke Keraton

 

Di tengah persiapan haul, Keraton Surakarta mengajak peserta memanfaatkan kedatangan mereka untuk mengenal sejarah dan kebudayaan Jawa.

Eddy mengatakan peserta tidak hanya diharapkan mengikuti kegiatan keagamaan, tetapi juga berkesempatan berkunjung ke Keraton dan Museum Keraton Surakarta.

“Di satu sisi kita memberikan pelayanan, di sisi lain juga digantung harapan agar mereka mau belajar tentang kebudayaan kita sendiri, mencintai kebudayaan kita,” katanya.

Museum Keraton Surakarta dapat menjadi salah satu tujuan bagi peserta dan pengunjung untuk melihat berbagai peninggalan serta jejak sejarah kebudayaan Jawa.

Menurut Eddy, Keraton juga berupaya mempertemukan kegiatan keagamaan dengan pendekatan budaya.

“Keraton tentu menempatkan diri pada posisi pusat pelestarian dan pengembangan kebudayaan, tapi juga sekaligus bagaimana melakukan syiar agama dengan cara yang berbudaya,” ujarnya.

Djoyo mengajak masyarakat Jawa dan Nusantara yang datang ke Surakarta untuk mengenal kebudayaan sendiri.

“Monggo kita sebagai orang Jawa dan orang Nusantara, monggo kita lebih mengenal budaya kita sendiri. Jadi kenalilah budaya kita sendiri,” katanya.

Persiapan kawasan Alun-Alun Utara dan Alun-Alun Selatan diharapkan mendukung kelancaran Haul Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi ke-115 sekaligus memberikan pengalaman bagi peserta untuk mengenal lebih dekat Keraton Surakarta. (*Thia/**)