Fokus Jateng-BOYOLALI – Selama libur sekolah, semua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Boyolali, dipastikan untuk sementara berhenti operasional.
“Selama libur sekolah, semua SPPG juga tidak ada operasional mas,” tegas Ketua Satgas MBG Kabupaten Boyolali, M Syawalludin, kepada wartawan, Jumat 19 Juni 2026.
Dijelaskan, penghentian sementara operasional SPPG selama libur sekolah itu didasarkan dari Surat Edaran (SE) dari Badan Gizi Nasional (BGN), nomor 12 tahun 2026 tentang penyesuaian operasional SPPG pada saat periode hari libur dalam penyelenggaraan program makan bergizi gratis tahun anggaran 2026.
“Saat ini, jumlah SPPG di Boyolali yang sudah operasional ada 122. Selama periode libur sekolah, semua SPPG tersebut akan berhenti beroperasi tidak memberikan pelayanan MBG,” katanya.
Diketahui libur sekolah di Kabupaten Boyolali akan berlangsung mulai 22 Juni hingga 11 Juli 2026. Berhentinya pendistribusian MBG tak hanya bagi peserta didik saja, tetapi juga ke kelompok Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita atau 3B juga setop sementara.
“Libur semester, maka dari itu SPPG akan berhenti melayani pendistribusian MBG ke anak sekolah maupun ke 3B,” katanya.
SPPG akan kembali beroperasi melayani pendistribusian MBG ke sekolah dan kelompok 3B, pada tanggal 13 Juli 2026. Menurut Sekda Boyolali ini, selama berhenti operasi tersebut, akan dilaksanakan sejumlah kegiatan. Diantaranya perbaikan SPPG mulai dari infrastruktur serta peningkatan kapasitas staff dan relawan tentang mutu menu gizi seimbang yang berkualitas.
“Tentu saja dengan pendampingan dari Dinas Kesehatan,” pungkasnya. ( yull/**)
