Dalam Satu Hari Damkar Boyolali Evakuasi 2 Ular Kobra

Fokusjateng.com – BOYOLALI, – Damkar Boyolali mengevakuasi dua ekor ular dalam satu hari. Ular jenis kobra itu dievakuasi dari dua lokasi berbeda.

Kali pertama, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) menerima laporan di Kelurahan/ Kecamatan Mojosongo. Rumah milik Sri Hastuti warga Kampung  Wates RT004/ RW008, Mojosongo, diduga disatroni ular kobra.

“Laporan itu kami terima sekitar pukul 12.00, pada Sabtu kemarin, kemudian Regu 03 langsung bergegas ke lokasi,” kata Kabid Damkar Satpol PP Boyolali, Supriyono. Minggu 24 Mei 2026.

Keberadaan dua ekor ular king cobra tersebut dirasakan warga sangat menakutkan. Apalagi tempatnya adalah perkampungan yang banyak anak kecil.

“Awalnya, Ada tetangga yang sedang lewat di depan rumah ibu Sri Hastuti, lalu menegur yang punya rumah karena melihat ular masuk garasi rumah, setelah di cek ternyata ada seekor ular kobra di garasi rumah. Dikarenakan takut dan berbahaya mengancam keluarga dan warga sekitar, ibu Sri Hastutik melaporkan langsung ke kantor Damkar Boyolali,” katanya.

Dijelaskan, setelah mendapat laporan, Regu 03 Damkar Boyolali melakukan penyisiran mencari ular kobra tersebut.

 “Alhamdulillah proses evakuasi, berjalan lancar tanpa kendala, ular itu berhasil diamankan,” katanya.

Lalu lokasi lainnya di salah satu rumah di Dusun Sanggrahan, Desa  Donohudan kecamatan Ngemplak Boyolali Diinformasikan ditemukan ada satu ekor ular kobra.

“Jadi, sekitar pukul 21.10, pemilik rumah bernama Adit Prayoga berencana membersihkan kios mau di buat usaha,

lalu saat menyapu di ujung dekat tumpukan kaca dia melihat ada ular kobra. Dikarenakan takut dan bahaya mengancam keluarga dan warga sekitar, dia langsung menelpon Damkar Boyolali,” katanya.

Begitu mendapat laporan, kata Supri, Regu 04 langsung bergegas ke lokasi. Petugas kemudian mengevakuasi ular menggunakan alat penjepit khusus agar tidak membahayakan masyarakat sekitar. Proses penanganan berlangsung cepat dan ular berhasil diamankan hanya dalam beberapa menit. Warga sekitar yang sempat panik akhirnya bisa kembali tenang.

“Jika menemukan ular atau hewan liar berbahaya, masyarakat jangan mencoba menangkap sendiri karena berisiko. Segera hubungi petugas agar bisa ditangani dengan aman,” katanya.

Ia juga meminta warga menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi tumpukan barang yang berpotensi menjadi tempat persembunyian ular atau hewan liar lainnya. ( yull/**)