SUMPAH BERUANG: Inovasi Kelurahan Nglorog Sulap Sampah Jadi Bernilai Ekonomi

Program SUMPAH BERUANG Kelurahan Nglorog salah satu pemberdayaan yang bernilai ekonomi bagi warga. (/Fokusjateng.com)

FOKUSJATENG.COM-SRAGEN-Kelurahan Nglorog menghadirkan inovasi pengelolaan lingkungan bertajuk SUMPAH BERUANG (Sulap Sampah Berubah Uang) sebagai upaya nyata dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan bernilai ekonomi.

Inovasi ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Bupati Sragen Nomor 70 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Retribusi Pelayanan Persampahan/Kebersihan dan Peraturan Bupati Sragen Nomor 20 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Sampah

Melalui pendekatan berbasis masyarakat, program ini mengembangkan sistem bank sampah, yaitu mekanisme pengelolaan sampah dengan konsep menabung. Warga dapat memilah sampah, khususnya sampah yang memiliki nilai ekonomis, untuk kemudian ditabung dan ditukar dengan uang atau insentif lainnya.

Program SUMPAH BERUANG tidak hanya berfokus pada pengurangan volume sampah, tetapi juga mendorong terbentuknya ekonomi sirkular melalui kegiatan pemilahan, daur ulang, dan pemanfaatan limbah secara inovatif.

Tujuan utama inovasi ini adalah meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus menumbuhkan kepedulian warga terhadap kebersihan lingkungan melalui kebiasaan membuang dan memilah sampah dengan benar. Manfaat yang dirasakan dari program ini antara lain meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan, serta terbentuknya pola hidup yang lebih ramah lingkungan.

Adapun hasil dari inovasi menunjukkan perubahan positif, dimana masyarakat Kelurahan Nglorog semakin aktif dalam memilah sampah dan memanfaatkan sampah bernilai ekonomi sehingga dapat menambah penghasilan rumah tangga.

Melalui SUMPAH BERUANG, Kelurahan Nglorog membuktikan bahwa pengelolaan sampah yang tepat tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. (hr)