DAMKAR Boyolali  Turun Tangan Basmi Koloni Ribuan  Ulat Bulu

Fokus Jateng-BOYOLALI,-Fenomena munculnya ribuan ulat bulu dikawasan pemukiman, membuat warga resah. Ribuan ulat tampak menempel pada batang dan ranting pepohonan. keberadaan ulat ini juga menimbulkan gangguan kesehatan bagi warga sekitar.

Teror ulat bulu yang terjadi di kawasan Gereja Katolik Hati Tak Bernoda Santa Perawan (HTB.SP) Maria di Jalan Merbabu Boyolali, Senin 30 Maret 2026 siang membuat para jemaat dan pengelola gereja kebingungan. Mengingat mereka harus segera memasang hiasan menyambut perayaan Paskah.

Berbagai upaya telah dilakukan untuk membasmi hama ini, namun selalu gagal. Akhirnya, warga meminta bantuan pada tim pemadam kebakaran untuk melakukan pembasmian ulat bulu ini.

Tak berselang lama, Pemadam Kebakaran (Damkar) Boyolali langsung melakukan penangan dengan cara menyemprotkan cairan detergen dan obat pembasmi ke pohon-pohon yang menjadi sarang ulat bulu.

Anggota Rescue Damkar Boyolali, Sri Wiyatno di Lokasi mengungkapkan, tim menyemprot koloni ulat bulu dengan menggunakan air yang sudah dicampur dengan busa sabun, serta cairan insektisida khusus ulat.

“Dicampur foam itu agar bisa menempel ke medianya, yakni pohon. Kemudian juga dicampur cairan insektisida khusus ulat agar cepat mati,” jelas Sri Wiyatno.

Damkar menyemprot seluruh bagian pohon beringin yang berada di halaman depan komplek Gereja HTB.SP Maria Boyolali. Setelahnya ulat langsung mati usai disemprot insektisida.

Sehari sebelumnya, Damkar juga mendapat laporan serupa. Yakni serangan ulat bulu yang masuk ke rumah warga di Kecamatan Teras.

Menurut Sri Wiyatno saat ini diperkirakan merupakan musim puncak ulat berkembang sebelum menjadi kepompong.

“Ini dilakukan penyemprotan agar saat perayaan Paskah nanti,  tidak ada jemaat yang terganggu dengan munculnya ulat bulu,”katanya. (yull/**)