FOKUSJATENG.COM, KARANGANYAR – Pagi yang cerah di halaman belakang Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (16/12), menjadi momen penuh harapan bagi dunia pendidikan di Bumi Intanpari. Pemerintah Kabupaten Karanganyar secara resmi menyalurkan beasiswa Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GNOTA) tahun 2025 dengan total nilai mencapai Rp 420 juta.
Anggaran hampir setengah miliar rupiah tersebut dikucurkan sebagai langkah konkret pemerintah untuk memastikan tidak ada anak di Karanganyar yang putus sekolah karena kendala biaya.
Sentuhan Simbolis untuk Semangat Belajar
Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Karanganyar didampingi Ketua Lembaga GNOTA Kabupaten Karanganyar, Farida Rober Christanto. Acara ini juga dihadiri oleh jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat se-Kabupaten Karanganyar, menunjukkan dukungan kolektif dari berbagai lini birokrasi.
Bupati Karanganyar menyampaikan bahwa program GNOTA bukan sekadar bantuan materi, melainkan wujud kepedulian kolektif antara pemerintah dan masyarakat.
“Melalui program GNOTA ini, kami berharap dapat meringankan beban orang tua sekaligus memotivasi para siswa agar terus semangat belajar dan berprestasi,” ujar Bupati di sela-sela acara.
Investasi Jangka Panjang SDM
Senada dengan Bupati, Ketua GNOTA Karanganyar, Farida Rober Christanto, menekankan bahwa bantuan ini merupakan instrumen penting dalam mencetak generasi muda yang unggul. Baginya, pendidikan adalah investasi yang hasilnya mungkin tidak terlihat instan, namun akan sangat menentukan wajah Karanganyar di masa depan.
“Dukungan pendidikan melalui GNOTA tidak hanya membantu secara ekonomi, tetapi juga menjadi bentuk investasi jangka panjang dalam mencetak generasi muda yang unggul,” ungkap Farida.
Komitmen Berkelanjutan
Penyaluran beasiswa ini menjadi angin segar bagi keluarga kurang mampu di Karanganyar. Pemkab berkomitmen untuk terus mengawal program-program sosial serupa guna menciptakan generasi yang:
-
Cerdas secara intelektual.
-
Berkarakter secara moral.
-
Berdaya saing di kancah global.
Dengan sinergi yang kuat antara orang tua asuh dan pemerintah, Karanganyar optimis mampu melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas di tahun-tahun mendatang. ( bre )
