Fokus Jateng-BOYOLALI –Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (Balai TN Gunung Merbabu) menerima dukungan peralatan Search and Rescue (SAR) dari Direktorat Pemanfaatan Jasa Lingkungan, Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), Kementerian Kehutanan.
Dukungan tersebut diserahkan secara simbolis dalam rangkaian kegiatan Merbabu Trail Run di Sunsetfall Garden & Resort, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, Minggu 6 September 2026.
Peralatan SAR tersebut diserahkan oleh Direktur Pemanfaatan Jasa Lingkungan, Dr. Nunu Anugrah, S.Hut., M.Sc., kepada Kepala Balai TN Gunung Merbabu, Dr. Anggit Haryoso, S.Hut., M.Sc. Dukungan tersebut terdiri atas 154 unit peralatan meliputi berbagai perlengkapan untuk pencarian, komunikasi, pertolongan, dan evakuasi, antara lain tandu, handy talky (HT), pulse oximeter, helm, headlamp, body harness, pulley, ascender, descender, tali karmantel, prusik, carabiner, anchor strap, serta perlengkapan pendukung high-angle rescue.
Dukungan peralatan tersebut akan memperkuat kesiapsiagaan dan respons cepat Tim Reaksi Cepat, yang melibatkan personel Balai dan mitra dalam menangani kondisi darurat di jalur pendakian maupun lokasi aktivitas wisata alam lainnya.
Kepala Balai TN Gunung Merbabu menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut. Menurutnya, ketersediaan peralatan yang memadai menjadi bagian penting dalam memperkuat kapasitas penanganan keadaan darurat di kawasan.
“Keselamatan menjadi bagian penting dalam pengembangan wisata alam. Dukungan peralatan SAR ini akan memperkuat kesiapsiagaan kami dalam memberikan respons ketika terjadi kondisi darurat di kawasan,” ujar Anggit Haryoso.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Pemanfaatan Jasa Lingkungan, Nunu Anugrah, juga menekankan pentingnya pengembangan Regenerative Sport Tourism dalam aktivitas olahraga di kawasan konservasi.
Menurutnya, kegiatan olahraga di alam perlu memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus tetap menjaga kelestarian kawasan.
“Kita ingin sport tourism tidak berhenti pada kegiatan olahraga dan menikmati alam. Kegiatan ini harus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, meningkatkan kesejahteraan, sekaligus tetap menjaga kawasan dan ekosistemnya. Karena itu, ada beberapa hal yang harus kita pegang
bersama yaitu keselamatan, sesuai kemampuan, hindari api, zero waste, lari sesuai jalur, dan kembali dengan selamat,” tegas Nunu Anugrah.
Dukungan peralatan SAR ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pengelolaan wisata alam di TN Gunung Merbabu agar aktivitas wisata berbasis petualangan dapat berlangsung aman, bertanggung jawab, dan tetap sejalan dengan prinsip konservasi.
Balai TN Gunung Merbabu mengimbau seluruh pendaki, pelari, dan penggiat alam bebas untuk mengutamakan keselamatan, mempersiapkan fisik dan perlengkapan, memperhatikan kondisi cuaca, mematuhi ketentuan dan SOP, tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, membawa kembali sampah, serta tetap berada di jalur yang telah ditetapkan. Nikmati alam dengan bijak, bergerak sesuai kemampuan, dan kembali dengan selamat. (ist/***)
