Oleh: Mahasiswa KKN-PPM Kelompok 30 Unisri Tahun 2026 Desa Brojol
Fokus Jateng-SRAGEN-Mahasiswa KKN-PPM Universitas Slamet Riyadi Surakarta Kelompok 30 melaksanakan kegiatan pembangunan Bank Sampah dan sosialisasi edukasi pengelolaan sampah di SD Negeri 1 Brojol. Kegiatan ini melibatkan Kepala Sekolah, guru-guru, serta para siswa sebagai bagian dari upaya menanamkan kesadaran mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan mengelola sampah sejak dini.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai pentingnya pemilahan sampah. Melalui kegiatan ini, siswa diperkenalkan dengan cara membedakan sampah organik dan anorganik serta memahami pentingnya membuang dan mengelola sampah sesuai dengan jenisnya. Edukasi pengelolaan sampah di lingkungan sekolah diharapkan dapat membentuk kebiasaan positif siswa dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Dalam kegiatan sosialisasi, mahasiswa KKN Kelompok 30 memberikan edukasi mengenai pemilahan sampah organik dan anorganik, konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle), serta dampak pembakaran sampah terhadap lingkungan. Materi juga disampaikan melalui demonstrasi pemilahan sampah sehingga siswa dapat melihat dan mempraktikkan secara langsung cara memilah sampah berdasarkan jenisnya.
Selain memberikan edukasi, mahasiswa KKN Kelompok 30 juga melakukan pembangunan Bank Sampah di lingkungan SD Negeri 1 Brojol. Bank Sampah tersebut langsung digunakan setelah selesai dibuat sebagai sarana untuk mendukung penerapan pemilahan dan pengelolaan sampah di lingkungan sekolah. Dengan adanya fasilitas tersebut, siswa memiliki sarana untuk menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh dari kegiatan sosialisasi.
Kegiatan berlangsung dengan baik dan mendapatkan antusiasme yang tinggi dari para siswa. Siswa menunjukkan ketertarikan selama mengikuti materi dan demonstrasi serta mampu memahami materi mengenai pemilahan sampah yang diberikan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Kelompok 30 berharap kebiasaan memilah dan mengelola sampah dapat terus diterapkan oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tercipta lingkungan sekolah yang lebih bersih dan sehat. (ist/***)
