Menatap 2027 dengan Bersahaja, MPC Pemuda Pancasila Karanganyar Perkuat Komitmen Kesatuan

FOKUSJATENG.COM, KARANGANYAR — Di tengah hingar-bingar dinamika sosial, politik, dan ekonomi global yang serba tidak tentu, kehangatan dan rasa persaudaraan menguar di kawasan Ringin Asri, Bejen, Karanganyar, Sabtu (31/10/2026) malam. Malam itu, Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Karanganyar menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 dengan cara yang bernuansa reflektif dan bersahaja.

Mengusung tema “Merajut Kebersamaan untuk Kerukunan dan Persatuan Bangsa Indonesia”, momentum berdirinya organisasi kemasyarakatan ini dimanfaatkan bukan sekadar untuk seremoni ulang tahun, melainkan sebagai wadah penguat komitmen dalam merawat keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Karanganyar, Disa Ageng Alifven, menyampaikan bahwa momentum anniversary ini menjadi alunan pengingat bagi seluruh kader. Panjangnya rekam jejak perjuangan menegakkan panji-panji Pancasila disadarkan kembali agar para anggota tidak kehilangan arah dalam melangkah ke depan.

“Kami mengajak bersama-sama untuk tetap mengingatkan kembali cita-cita Pemuda Pancasila. Di tengah kondisi ekonomi, politik, dan sosial global yang hari ini tidak menentu, kami mengajak bersama-sama untuk tetap menjaga kedaulatan bangsa,” tutur Disa hangat saat ditemui di sela-sela acara.

Fokus Merangkul Masyarakat, Jauhi Hiruk-Pukuk Politik

Sebagai salah satu ormas dengan pemuda dan kader yang berlimpah, Pemuda Pancasila Karanganyar memilih untuk melangkah lebih membumi. Teguh berpedoman pada Anggaran Dasar dan Rumah Tangga (AD/ART) organisasi, Disa menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin terjebak dalam pusaran diskursus politik nasional maupun global yang sering kali memicu polemik.

Bagi mereka, tugas utama kader hari ini adalah hadir secara nyata di tengah warga, merangkul setiap elemen masyarakat tanpa membeda-bedakan, serta membendung arus potensi perpecahan.

“Pemuda Pancasila memilih fokus merangkul seluruh elemen masyarakat demi memastikan keutuhan bangsa tetap terjaga, tidak terpecah-belah, serta terhindar dari berbagai gangguan oknum maupun kepentingan kelompok yang berpotensi merusak kedaulatan negara,” jelasnya.

Kesederhanaan yang Penuh Makna

Suasana perayaan malam itu terasa syahdu dan khidmat. Meski tercatat memiliki kekuatan lebih dari 5.900 anggota yang tersebar di penjuru Bumi Intanpari, MPC Pemuda Pancasila Karanganyar secara sadar membatasi peserta yang hadir langsung sebanyak 500 orang.

Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Kesederhanaan tersebut dipilih sebagai bentuk kontemplasi dan introspeksi internal organisasi agar perayaan berjalan lebih efektif, bijak, serta tetap memberikan rasa nyaman bagi lingkungan sekitar tanpa memantik stigma negatif di masyarakat.

Menatap langkah ke depan menuju tahun 2027, Pemuda Pancasila Karanganyar telah menyusun garis strategi yang berkelanjutan. Penguatan kegiatan sosial kemasyarakatan, konsolidasi internal, hingga pembuktian eksistensi positif akan terus digelorakan.

“Langkah ini sangat penting agar nilai-nilai luhur dan cita-cita para pahlawan serta pejuang terdahulu dapat terus diwariskan, dijaga, serta diimplementasikan secara nyata melalui pengamalan anggaran dasar organisasi,” tutup Disa penuh optimisme. ( bre )