Saat Salat Jumat, Ruang Kantor Gudang Proyek di Boyolali Terbakar 

Fokus Jateng-BOYOLALI -Sebuah ruang kantor gudang proyek di Dukuh Manukan, Desa Bangak, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali ludes dilalap api pada Jumat siang 9 Oktober 2026, saat seluruh pekerja meninggalkan lokasi untuk menunaikan ibadah salat Jumat.

Insiden kebakaran terjadi sekitar pukul 11.27 WIB dan diduga kuat kebakaran dipicu korsleting listrik.

 

 

Kabid Pemadam Kebakaran Satpol PP Boyolali, Supriyono mengungkapkan saat kejadian, gudang dalam keadaan kosong karena ditinggal untuk sholat jumat. Namun ada salah satu warga yang melihat kepungan asap disalah satu titik gudang, kemudian menghubungi penanggung jawab gudang dan diteruskan menghubungi damkar Boyolali untuk memadamkan kebakaran tersebut

“Area yang terbakar adalah ruangan kantor berukuran 4×8 meter,” katanya.

Sejumlah aset seperti perangkat komputer dan tumpukan dokumen penting hangus. Namun, petugas berhasil mengevakuasi barang berharga lainnya.

Kondisi ruangan dengan atap serta lantai berbahan pelat besi disinyalir membuat suhu panas dengan cepat menyebar ke seluruh ruangan.

“Penyebab pastinya masih didalami, tapi perkiraan awal kami karena korsleting dari komputer. Di sana stop kontaknya cukup banyak, ditambah lantai bawahnya terbuat dari besi,” imbuhnya.

Untuk mengendalikan situasi, Damkar Boyolali mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian. Berkat respons cepat petugas, api berhasil dipadamkan sepenuhnya dalam waktu kurang dari 40 menit.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut karena ruang kantor gudang dalam kondisi kosong saat kebakaran terjadi.

“Tidak ada korban jiwa, kerugian diperkirakan sekitar Rp30juta,” katanya.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat serius akan pentingnya kewaspadaan terhadap aktivitas rumah tangga maupun proyek yang melibatkan penggunaan api, terutama saat lokasi ditinggalkan tanpa pengawasan.

Damkar Boyolali mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan memastikan seluruh peralatan listrik atau sumber api telah dimatikan sebelum meninggalkan tempat. (yull/**)