Memanfaatkan Media Sosial TikTok sebagai Strategi Pemasaran Digital Produk Kerupuk Lempit Henik

Oleh: Hanif Ismanto, mahasiswa Prodi: Ilmu Komunikasi, Universitas Slamet Riyadi

Fokus Jateng-SRAGEN – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi Surakarta melaksanakan program kerja individu berupa pendampingan pemanfaatan media sosial TikTok sebagai strategi pemasaran digital pada produk Kerupuk Lempit Henik. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya membantu pelaku usaha dalam memperluas jangkauan pemasaran dan meningkatkan daya tarik produk melalui media sosial.

Kegiatan tersebut mengangkat tema “Memanfaatkan Media Sosial TikTok sebagai Strategi Pemasaran Digital Produk Kerupuk Lempit Henik”. Pemanfaatan TikTok dipilih karena media sosial tersebut dapat digunakan sebagai sarana promosi yang menarik melalui konten video singkat. Melalui strategi pemasaran digital, produk Kerupuk Lempit Henik diharapkan dapat lebih dikenal oleh masyarakat, khususnya calon konsumen yang aktif menggunakan media sosial.

Dalam pelaksanaan kegiatan, mahasiswa memberikan pendampingan mengenai dasar-dasar pemasaran melalui TikTok. Materi yang diberikan meliputi pengenalan akun TikTok sebagai media promosi, pembuatan konten video produk, penyusunan konsep video, pengambilan gambar produk, serta cara menyampaikan informasi mengenai produk secara menarik dan mudah dipahami.

Selain memberikan pemahaman mengenai penggunaan TikTok, kegiatan juga dilanjutkan dengan praktik pembuatan konten promosi Kerupuk Lempit Henik. Produk ditampilkan melalui video dengan memperlihatkan profil usaha, proses produksi, dan bentuk hasil secara sederhana. Konten dibuat dengan mengutamakan tampilan produk agar dapat menarik perhatian pengguna TikTok sekaligus memberikan informasi mengenai produk kepada calon konsumen.

Mahasiswa juga memberikan pendampingan mengenai pentingnya membuat konten secara konsisten. Konten yang dibuat tidak hanya berisi promosi produk, tetapi dapat dikembangkan menjadi konten informatif dan menarik, seperti proses pembuatan kerupuk, keunggulan produk, serta aktivitas produksi. Dengan variasi konten tersebut, akun TikTok Kerupuk Lempit Henik diharapkan tidak hanya menjadi media untuk menawarkan produk, tetapi juga menjadi media untuk membangun hubungan dengan calon konsumen.

Pemanfaatan TikTok sebagai media pemasaran digital diharapkan dapat membantu Kerupuk Lempit Henik dalam memperluas target pasar. Jika sebelumnya pemasaran lebih banyak dilakukan secara langsung atau melalui pelanggan sekitar, penggunaan media sosial memungkinkan informasi mengenai produk disebarluaskan kepada masyarakat yang lebih luas. Pelaksana program kerja menyampaikan bahwa penggunaan media sosial dapat menjadi salah satu alternatif bagi pelaku UMKM untuk mengikuti perkembangan pemasaran di era digital.

“Pemanfaatan TikTok diharapkan dapat membantu Kerupuk Lempit Henik agar lebih dikenal oleh masyarakat luas. Melalui konten video yang menarik, produk tidak hanya dapat dipromosikan, tetapi juga dapat memperkenalkan proses produksi dan keunggulan produk kepada calon konsumen.”

Melalui kegiatan pendampingan tersebut, pelaku usaha memperoleh pengetahuan mengenai pemanfaatan TikTok sebagai salah satu media pemasaran digital. Selain itu, kegiatan ini memberikan pengalaman dalam membuat konten promosi yang dapat digunakan untuk memperkenalkan Kerupuk Lempit Henik kepada masyarakat melalui media sosial.

Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong pelaku usaha Kerupuk Lempit Henik untuk terus memanfaatkan media sosial secara aktif dan konsisten sebagai sarana pemasaran. Dengan adanya pemanfaatan TikTok, produk Kerupuk Lempit Henik diharapkan mampu meningkatkan visibilitas produk, menjangkau calon konsumen yang lebih luas, serta mendukung perkembangan usaha di tengah persaingan pemasaran digital.

Melalui pemanfaatan media sosial TikTok sebagai strategi pemasaran digital, mahasiswa KKN berharap Kerupuk Lempit Henik dapat semakin dikenal oleh masyarakat dan mampu memanfaatkan perkembangan teknologi sebagai peluang untuk mengembangkan usaha. Penggunaan media sosial secara konsisten diharapkan dapat menjadi langkah sederhana namun berkelanjutan dalam meningkatkan pemasaran dan memperluas jangkauan pasar produk lokal. (ist/***)