Oleh: Sausan Queena Aryandri, mahasiswa Prodi : Akuntansi, Fakultas: Ekonomi dan Bisnis UNISRI
Fokus Jateng-SRAGEN — Seorang mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Universitas Slamet Riyadi Surakarta, Sausan Queena Aryandri, mengadakan kegiatan edukasi literasi keuangan dasar bagi siswa kelas IV SD Negeri Hadiluwih 1, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, pada Selasa, 11 Agustus 2026, mulai pukul 10.00 WIB.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan SD Negeri Hadiluwih 1 ini mengusung tema “Cerdas Kelola Uang Jajan: Edukasi Kebutuhan vs Keinginan melalui Simulasi Market Day Mini untuk Anak SD“.
Sausan, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) yang tergabung dalam KKN-PPM Kelompok 71, memilih siswa kelas IV sebagai sasaran karena dinilai sudah cukup mampu memahami instruksi sederhana dan aktif berpartisipasi dalam kegiatan simulasi.
Sausan menjelaskan, kegiatan ini digagas untuk membantu anak-anak mengenali perbedaan antara kebutuhan dan keinginan sejak dini, sekaligus melatih mereka mengambil keputusan belanja yang lebih bijak menggunakan uang jajan mereka sehari-hari.
“Anak-anak SD sebenarnya sudah setiap hari memegang uang jajan sendiri, tetapi belum tentu memahami mana yang benar-benar kebutuhan dan mana yang hanya keinginan sesaat. Oleh karena itu, saya membuat kegiatan ini dalam bentuk simulasi jual beli agar mereka belajar sambil praktik langsung, tidak hanya mendengarkan penjelasan materi,” ujar Sausan.
Dalam kegiatan tersebut, siswa terlebih dahulu diberi materi singkat mengenai perbedaan kebutuhan dan keinginan menggunakan bahasa serta contoh yang dekat dengan keseharian anak. Setelah itu, sebanyak 17 siswa kelas IV diajak mempraktikkan langsung melalui simulasi Market Day Mini, di mana mereka bergantian berperan sebagai penjual dan pembeli menggunakan uang mainan untuk membeli barang-barang yang telah disiapkan sebagai contoh kebutuhan maupun keinginan.
Kegiatan ini turut didukung oleh Pemerintah Desa Hadiluwih, pihak SD Negeri Hadiluwih 1, Rendi Saputra Abdul Karim selaku mitra kolaborasi dalam merancang konsep Market Day Mini, serta rekan-rekan mahasiswa KKN-PPM Kelompok 71, mulai dari persiapan perlengkapan simulasi hingga pendampingan siswa selama kegiatan berlangsung.
Sausan berharap, pemahaman yang sudah didapat siswa lewat simulasi ini bisa terus diterapkan dalam mengelola uang jajan sehari-hari, tidak hanya berhenti sebagai pengalaman satu kali kegiatan.
“Semoga setelah ini mereka bisa lebih dulu berpikir sebelum membelanjakan uang, bukan hanya ingat saat simulasi berlangsung, tetapi dapat diterapkan terus ke depannya,” ujar Sausan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program KKN PPM “Peran Mahasiswa dalam Pemberdayaan Desa untuk Mendukung Kemandirian Ekonomi, Ketahanan Pangan, dan Pembangunan Berkelanjutan di Kabupaten Sragen” yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Slamet Riyadi Surakarta Tahun Akademik 2025/2026.(ist/***)
