Wujudkan Ketahanan Pangan Desa, Kelompok 77 KKN Unisri Bawa Inovasi Green House Edukatif di Ngargotirto Sragen

Oleh : kelompok 77 KKN PPM Desa Ngargotirto
‎Universitas Slamet Riyadi Surakarta
‎
‎
‎FokusvJateng-SRAGEN — Tantangan efisiensi lahan dan pemenuhan gizi mandiri di tingkat perdesaan mendorong mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 77 Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta meluncurkan program berbasis keberlanjutan. Bertajuk “Inisiasi dan Optimalisasi Green House Edukatif untuk Ketahanan Pangan Desa”, tim KKN menghadirkan fasilitas percontohan sebagai bentuk pengabdian nyata bagi masyarakat Desa Ngargotirto, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen.
‎
‎Pembangunan sarana pertanian modern ini dipusatkan di lahan Masjid Al-Fatah, Dukuh Kebayanan Kowang, Desa Ngargotirto. Proses konstruksi dilaksanakan secara mandiri oleh tim KKN dengan mempekerjakan tukang setempat mulai tanggal 17 hingga 20 Agustus 2026. Kehadiran green house ini difungsikan sebagai “Pusat Inspirasi Tani” sebuah ruang kolaborasi kreatif bagi warga untuk mempelajari teknik bercocok tanam modern yang hemat lahan, efisien biaya, serta mudah dalam perawatan harian. Melalui pemberian nutrisi yang terukur dan perlindungan lingkungan tumbuh yang optimal, tanaman dapat tumbuh lebih cepat dengan hasil panen yang melimpah demi mewujudkan desa yang mandiri pangan dan sejahtera.
‎
‎Puncak rangkaian program ditandai dengan peresmian resmi serta sosialisasi tata kelola pada Minggu, 23 Agustus 2026. Acara yang digelar di balai desa ini dihadiri oleh perangkat desa, pengurus masjid, serta tokoh masyarakat setempat. Dalam forum tersebut, tim KKN menyampaikan pemaparan komprehensif mengenai spesifikasi teknis green house, sistem pemeliharaan struktur bangunan, hingga panduan perawatan tanaman di dalamnya. Sebagai tahap awal operasional, sebanyak 80 bibit tanaman sayuran dengan dominasi varietas cabai dan terong telah ditanam dalam media polybag dan siap dikembangkan oleh komunitas warga.
‎
‎[FOTO 1]
‎(Keterangan Foto: Proses pembangunan fasilitas Green House Edukatif di lahan Masjid Al-Fatah, Dukuh Kebayanan Kowang, Desa Ngargotirto, Sragen, yang diprakarsai oleh KKN Kelompok 77 Unisri dengan mempekerjakan tukang lokal.)
‎
‎Ketua KKN Kelompok 77 Unisri, Putra Aji, menjelaskan bahwa program ini dirancang agar tidak berhenti pada pembangunan fisik semata, melainkan menjadi aset produktif jangka panjang. Melalui fasilitas percontohan ini, warga dibekali keterampilan praktis dari tahap pembibitan hingga pemanenan sayuran bermutu tinggi. Ke depan, hasil dari green house ini diharapkan dapat mencukupi kebutuhan gizi keluarga secara mandiri sekaligus membuka peluang usaha baru dari penjualan bibit maupun hasil panen surplus untuk mendongkrak perekonomian lokal.
‎
‎Kepala Desa Ngargotirto, Sumadi, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif dan dedikasi yang ditunjukkan oleh para mahasiswa KKN Unisri. Kehadiran fasilitas edukatif di lingkungan rumah ibadah dan pemukiman warga ini dinilai sangat strategis dalam memantik semangat inovasi pertanian bagi warga desa.
‎
‎[ FOTO 2 ]
‎(Keterangan Foto: Serah terima dan peresmian Green House Edukatif oleh Ketua KKN Kelompok 77 Unisri, Putra Aji, bersama Kepala Desa Ngargotirto, Sumadi, serta jajaran perangkat desa, Minggu 23 Agustus 2026.
‎
‎Melalui hadirnya green house edukatif ini, sinergi antara akademisi dan masyarakat Desa Ngargotirto diharapkan terus berlanjut. Fasilitas ini tidak hanya menjadi simbol hadirnya teknologi tepat guna di akar rumput, tetapi juga menjadi benteng pertahanan pangan desa yang mandiri, adaptif, dan berdaya saing di masa depan. ( ist/***)