FOKUSJATENG.COM, KARANGANYAR — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Karanganyar turut angkat bicara menanggapi wacana dan spekulasi politik terkait potensi percepatan dinamika politik menuju 2029 yang disampaikan Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi.
Sekretaris DPC Partai Gerindra Kabupaten Karanganyar, Setiawan Dibroto, S.E., mengimbau seluruh elemen politisi dan masyarakat untuk tidak terjebak dalam gimik politik yang tidak produktif. Pihaknya menegaskan bahwa saat ini jajaran partai fokus mengawal seluruh program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
”Terkait wacana politik yang belakangan berkembang dari Pak Budi Arie, kami menghormati hak berpendapat setiap tokoh publik. Namun, bagi kami di jajaran pengurus DPC Gerindra Kabupaten Karanganyar, fokus utama hari ini adalah mengawal agenda prioritas Presiden Prabowo Subianto agar dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Sekretaris DPC Gerindra Karanganyar, Setiawan Dibroto, S.E.
Ia menekankan bahwa agenda konstitusi lima tahunan sudah memiliki pijakan hukum dan aturan yang jelas. Karena itu, melempar wacana spekulatif di tengah jalan hanya akan menguras energi publik dan merusak stabilitas politik nasional maupun daerah yang tengah kondusif.
”Sangat disayangkan jika energi bangsa ini habis untuk berspekulasi mengenai hal-hal yang belum saatnya dibahas. Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto baru saja memulai kerja-kerja besarnya. Fokus kita seharusnya menyatukan barisan, bukan menciptakan kegaduhan atau spekulasi yang memecah konsentrasi pelayanan publik,” tegas Setiawan Dibroto.
Ia menambahkan, di tingkat daerah seperti Karanganyar, jajaran Gerindra terus merapatkan barisan bersama pemerintah daerah untuk menyukseskan pelbagai program kerakyatan. Mulai dari penguatan ekonomi lokal, program Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga peningkatan kesejahteraan sosial.
”Harapan kami, para elit politik dan tokoh publik dapat menyampaikan narasi yang menyejukkan, dewasa, serta terukur. Mari kita tunjukkan iklim politik yang santun dan dewasa dengan memberikan ruang penuh bagi pemerintah untuk bekerja demi kesejahteraan rakyat,” tutup Setiawan Dibroto. ( bre)
