Fokus Jateng – BOYOLALI -Kebakaran menghanguskan 2 kandang ayam di Dukuh/Desa. Manyaran Rt 01/04, Kecamatan Karanggede Kabupaten Boyolali. Sebanyak 18 ribu ekor ayam dan 276 sak atau sekitar 13 ton pakan ikut hangus terbakar. Pemilik kandang diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp900 juta.
Kapolsek Karanggede AKP Widodo mengatakan api menyebar dengan cepat dikarenakan material bangunan kandang terbuat dari bahan yang mudah terbakar.
“Kedua kandang itu berdampingan,” katanya.
Dijelaskan, kandang ayam tersebut masing-masing milik Sutarman (38) yang dikelola oleh Wahyu Setyawan dan satunya milik Muhammad Nur Huda. Keduanya warga setempat.
Menurut Widodo, masing-masing kandang berisi 12.000 ekor dan 14.000 ekor ayam. Warga mengetahui api sudah membesar, mereka kemudian melapor ke Damkar Boyolali. Pos Damkar Klego langsung menuju lokasi disusul Pos Damkar Wonosegoro lalu Pos Damkar Boyolali Kota.
“Kandang milik Wahyu terbuat dari bambu dan kayu ukuran panjang 100 M lebar 12, estimasi kapasitas 20-25 ribu. Pada saat ini terisi 18.000 ekor, umur kurang lebih 2 minggu. Kandang milik Huda ukuran panjang 100 M lebar 12 M, tiang terbuat dari cor beton dan dari bambu saat ini kondisi kosong (pasca panen),” paparnya.
Awal Mula kejadian pada Sabtu 22 Agustus 2026, sekira pukul 20.30 WIB seorang saksi melihat api muncul dari tempat penghangat ayam yang dibuat dari arang, dan berada di ditengah kandang, dikarenakan kandang terbuat dari bambu kemudian api langsung membesar lalu saksi dan pelapor menghubungi damkar pos kab Boyolali.
“Setelah kurang lebih 1,5 jam api dapat dipadamkan oleh 5 unit mobil damkar,” kata AKP Widodo.
Disebutkan Total kerugian kurang lebih Rp 900 juta. Terkait penyebab kebakaran, diduga dari mesin penghangat ayam tersebut.
Senada, Kabid Damkar Satpol PP Boyolali, Supriyono, mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 20.45 WIB. Pos Damkar Klego langsung menuju lokasi disusul Pos Damkar Wonosegoro lalu Pos Damkar Boyolali Kota.
“Tidak ada barang atau benda berharga yang bisa diselamatkan karena jarak waktu melapor kurang dari satu jam saat kandang terbakar dan kondisi bangunan sudah roboh,” pungkasnya. (yull/**)
