Komisi X DPR RI Tekankan Etika dan Karakter Jadi Benteng Utama Mahasiswa di Era AI

Foto : Juliyatmono Anggota Komisi X DPR RI Saat Memberkan paoaran di hadapan civitas Akademika UNISRI Surakarts (/Fokusjateng.com)

​FOKUSJATENG.COM, SURAKARTA — Kemahiran mengoperasikan teknologi digital kini menjadi syarat mutlak bagi lulusan perguruan tinggi untuk memenangkan persaingan global. Meski demikian, kecanggihan kecerdasan buatan (artificial intelligence) dan mesin tidak akan pernah bisa menggantikan peran manusia yang memiliki fondasi etika serta karakter yang kuat.

​Hal tersebut ditegaskan oleh Anggota Komisi X DPR RI, Juliyatmono, saat menjadi pembicara kunci dalam Workshop Bina Talenta bertajuk “Transformasi Digital Pembelajaran dan Implementasi Teknologi dalam Mewujudkan Lulusan Berdaya Saing Global” di Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta, Selasa (3/8/2026).

​”Transformasi dan digitalisasi pembelajaran ini tidak bisa ditolak, semua harus menyesuaikan agar sistem menjadi alat bantu yang lebih tepat dan cepat,” ujar Juliyatmono.

​Mantan Bupati Karanganyar ini memperingatkan bahwa penguasaan teknologi tanpa diimbangi etika dapat memicu dampak destruktif. Menurutnya, karakter penggunalah yang menentukan apakah teknologi tersebut membawa dampak positif atau negatif.

​”Persaingannya adalah persaingan teknologi, mau tidak mau harus dikuasai betul. Namun, penggunanya wajib memiliki karakter yang baik. Yang tidak bisa digantikan oleh teknologi adalah sosok pelakunya,” tegasnya dalam acara yang diinisiasi atas kolaborasi Kemdiktisaintek, Komisi X DPR RI, dan Unisri tersebut.

​Workshop ini turut menghadirkan sejumlah pakar edukasi digital, seperti Kaprodi S2 Teknologi Pendidikan UNS Prof. Dr. Agus Efendi, M.Pd., Kepala LPPMP UNS Dr. Ir. Budi Legowo, M.Si., serta Wakil Rektor Bidang Akademik Unisri Ir. Saiful Bahri, M.Kom. ,(an/bre)