Kebakaran Bengkel Las di Teras Boyolali, Kerugian Diperkirakan Capai Rp 100 Juta

FokusJateng.com – BOYOLALI – Kebakaran hebat menghanguskan sebuah bengkel las milik Sumardi alias Mardi di Dukuh Ngemplak RT 06 RW 02, Desa Randusari, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali, Senin 15 Juni 2026 sore.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Boyolali, Supriyono, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 16.45 WIB. Setelah menerima laporan, petugas Damkar Boyolali langsung bergerak menuju lokasi kejadian dan tiba sekitar pukul 17.00 WIB.

“Proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih satu jam,” katanya.

Untuk menjinakkan api, Damkar Boyolali mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran, terdiri atas satu unit berkapasitas 6.000 liter dan satu unit berkapasitas 4.000 liter.

“Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan polisi, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu,” jelas Supriyono.

Sementara, Kasi Humas Polres Boyolali AKP Winarsih,  membenarkan kejadian tersebut dan menyampaikan bahwa personel kepolisian telah melakukan langkah-langkah penanganan sesuai prosedur.

“Personel Polsek Teras bersama instansi terkait bergerak cepat melakukan penanganan dan pengamanan lokasi kejadian. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” ujar Kasi humas

Berdasarkan keterangan saksi, kebakaran pertama kali diketahui saat terdengar teriakan “kobong” dari dalam bengkel. Korban kemudian berupaya mengevakuasi tabung gas elpiji 3 kilogram untuk mencegah terjadinya ledakan, sementara warga membantu mengeluarkan barang-barang yang masih dapat diselamatkan.

“Saat kebakaran terjadi, sejumlah warga berupaya menyelamatkan barang- barang yang masih berada di dalam area bengkel agar tidak ikut terbakar,” katanya.

Dijelaskan bahwa api merambat ke bagian belakang bangunan, dikarenakan api semakin membesar, warga kemudian meminta bantuan petugas pemadam kebakaran.

 “Ada dua unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi dan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.40 WIB,” katanya.

Akibat kejadian tersebut, bangunan bengkel berukuran sekitar 10 x 12 meter beserta sejumlah peralatan las mengalami kerusakan. Kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp100 juta. Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Dari hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu korsleting arus listrik di area bengkel. Namun demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.” ( yull/**)