Alami Luka Bakar, Korban Ledakan di Boyolali Dirujuk ke Rumah Sakit di Solo

Fokus Jateng -BOYOLALI, – Ledakan yang terjadi di rumah warga Desa Bendungan, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali, Senin 26 Januari 2026 sore. Diduga berasal dari racikan bahan petasan yang dibuat sendiri oleh Ilham Dino Saputra (19). Akibatnya ia dirujuk ke rumah sakit di Solo. Korban mengalami luka bakar di wajah, kedua tangan, dan kedua kakinya.

Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra membenarkan peristiwa tersebut. Dijelaskan korban saat itu tengah meracik obat petasan untuk dijual kembali. Dari hasil penelusuran akun media sosial korban, diketahui mendapat bahan petasan dari platform jual beli online di aplikasi media sosial.

“Jadi pelaku atau korban ini, rencananya akan menjual bahan racikan untuk petasan itu melalui media sosial, yaitu lewat akun tiktok nya dia dan lewat marketplace,” kata Kapolres, Selasa 27 Januari 2026.

Korban, lanjut Kapolres, sudah memiliki pekerjaan tetap, yakni sebagai karyawan di salah satu perusahaan swasta. Saat itu korban hendak membuka usaha sampingan dengan membuat petasan.

Hanya saja, korban tidak memiliki pengetahuan khusus tentang pembuatan bahan petasan. Dia hanya mengandalkan tutorial video yang dilihat dari media sosial.

“Kalau yang bersangkutan itu baru kali ini. justru dia baru mau mulai, dan bahan yang dia beli juga sedikit sebetulnya. jadi dia hanya baru mau coba-coba,” ujarnya.

Dari hasil olah TKP, polisi mengamankan barang bukti, serta melakukan pemeriksaan saksi. Kapolres menambahkan, korban masih hidup bersama orang tua dan belum berkeluarga. Ledakan sendiri terjadi dibelakang rumah orang tua korban, bernama Samsudin.

Akibat ledakan tersebut, sebagian belakang rumah mengalami rusak. Yakni dibagian dapur serta kamar mandi.

Selain itu, korban juga mengalami luka di beberapa titik, dsn harus mendapat perawatan di rumah sakit.

“Untuk luka yang dialami korban cukup serius. Korban mengalami luka di area sekitar muka, kemudian kedua tangan dan kedua kaki. Luka bakar mungkin sekitar 20 persen,” kata Kapolres.

Ia menambahkan, setelah kejadian, korban kemudian dibawa ke RSUD Simo, Boyolali untuk mendapatkan perawatan medis. Namun karena kondisinya, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah di Solo. ( yull/**)